LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPS: Rokok penyumbang terbesar kemiskinan Indonesia setelah beras

"Rokok tidak menyumbang kalori, tapi tetap harus dihitung sebagai pengeluaran," kata Suryamin.

2016-07-18 17:20:37
Kemiskinan
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rokok kretek filter masih mendominasi sebagai kelompok komoditi makanan yang memberikan sumbangan terbesar kedua setelah beras terhadap garis kemiskinan.

"Rokok tidak menyumbang kalori, tapi tetap harus dihitung sebagai pengeluaran," kata Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Senin (18/7).

Rokok kretek filter memberikan sumbangan terbesar kedua setelah beras terhadap garis kemiskinan, yaitu sebesar 9,08 persen di perkotaan dan 7,96 persen di pedesaan.

Advertisement

Metode untuk menghitung garis kemiskinan terdiri dari dua komponen, yaitu garis kemiskinan makanan (GKM) dan garis kemiskinan bukan makanan (GKBM). Garis kemiskinan makanan merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kilo kalori per kapita per hari.

BPS memasukkan rokok sebagai salah satu jenis komoditi dalam komponen garis kemiskinan makanan. Diketahui pula bahwa peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peran komoditi bukan makanan.

Sumbangan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan pada Maret 2016 sebesar 73,07 persen.

Advertisement

Jenis komoditi makanan yang berpengaruh terbesar terhadap garis kemiskinan di pedesaan dan perkotaan di antaranya beras, rokok, telur ayam ras, gula pasir, mie instan, bawang merah, dan roti.

Sementara komoditi bukan makanan yang memberikan sumbangan terbesar baik pada garis kemiskinan perkotaan dan pedesaan adalah perumahan, listrik, bensin, pendidikan, dan perlengkapan mandi.

Secara nasional, BPS mencatat garis kemiskinan di Indonesia naik sebesar 2,78 persen, yaitu dari Rp344.809 per kapita per bulan pada September 2015 menjadi Rp354.386 per kapita per bulan pada Maret 2016.

Baca juga:
BPS: Hampir separuh masyarakat miskin RI tinggal di Pulau Jawa
Maret 2016, Indonesia punya 28,01 juta warga miskin
SD di Gianyar tak punya siswa baru, kelas VI hanya ada satu murid
Perjuangan warga kaki Gunung Ijen bertahan hidup dari belerang
[Video] Ini reaksi orang terhadap anak kaya & miskin yang terlantar
Demi sedekah Rp 20.000, ribuan warga Kediri antre desak-desakan
Menderita lumpuh dan buta, bocah perempuan di Buleleng butuh bantuan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.