LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPS: Kinerja Impor Januari 2023 Turun 7,15 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, kinerja impor Januari 2023 mengalami penurunan sebesar 7,15 persen dibandingkan Desember 2022. Tercatat, nilai impor bulan lalu mencapai USD 18,44 miliar.

2023-02-15 12:34:52
ekspor impor
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, kinerja impor Januari 2023 mengalami penurunan sebesar 7,15 persen dibandingkan Desember 2022. Tercatat, nilai impor bulan lalu mencapai USD 18,44 miliar.

"Nilai impor Indonesia terjadi penurunan minus 7,5 persen atau menjadi USD 18,44 di Januari 2023," ujar Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/2)

Melemahnya kinerja impor ini diakibatkan oleh turunnya impor migas pada Januari 2023 menjadi USD2,91 miliar. Atau turun 9,21 persen dibandingkan Desember 2022.

Advertisement

Selain itu, impor nonmigas pada Januari 2023 juga tercatat mengalami penurunan sebesar 6,75 persen. Tercatat, nilai impor pada bulan lalu mencapai USD 15,54 miliar.

Untuk penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar Januari 2023 dibandingkan Desember 2022 adalah mesin/peralatan mekanis dan bagiannya US$lD434,0 juta (14,95 persen). Sedangkan peningkatan terbesar adalah mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya USD 215,6 juta (10,18 persen).

Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari 2023 adalah China USD5,32 miliar (34,24 persen), Jepang USD1,36 miliar (8,76 persen), dan Thailand USD0,90 miliar (5,76 persen). Kemudian, impor nonmigas dari ASEAN USD2,5 miliar (16,13 persen) dan Uni Eropa USD1,14 miliar (7,33 persen).

Advertisement

Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari 2023 terhadap bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada golongan barang modal USD158,5 juta (5,66 persen). Diikuti bahan baku/penolong USD 56,3 juta (0,41 persen), dan barang konsumsi USD 17,1 juta (1,09 persen).

Baca juga:
Ekspor Januari 2023 Turun 6,36 Persen
Buka Pasar Ekspor, Rekind Jadi Kunci Pengembangan Hidrogen & Amoniak di Indonesia
Cegah Devisa Kabur dari RI, Pemerintah Bakal Manjakan Eksportir
Direktur MIND ID: Wujudkan World Class Company Sambut Era Hilirisasi
Ini Penyebab Produk Ekspor Indonesia ke Arab Saudi Kalah dari Vietnam dan Thailand
Beras Impor Tiba di 12 Daerah, Bulog Perketat Pengawasan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.