LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPS Catat Neraca Perdagangan RI Surplus 12 Bulan Berturut-Turut

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus di April 2021. Angka surplus tersebut dengan adanya kenaikan pada ekspor yang lebih tinggi dibandingkan dengan impor.

2021-05-20 11:56:42
Neraca Perdagangan
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus di April 2021. Angka surplus tersebut dengan adanya kenaikan pada ekspor yang lebih tinggi dibandingkan dengan impor.

"Neraca dagang Indonesia mencatat surplus sebesar USD2,19 miliar pada April 2021," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers secara daring, Jakarta, Kamis (20/5).

Suhariyanto mengatakan, angka ekspor Indonesia pada April 2021 mencapai USD 18,48 miliar. Sementara itu, angka impor tercatat mencapai nilai USD 16,29 miliar.

Advertisement

"Surplus kita pada April ini dari bulan Januari 2021 merupakan yang tertinggi. Dan kalau mundur ke belakang maka neraca dagang Indonesia mengalami surplus selama 12 bulan berturut turut sejak Mei tahun lalu," katanya.

Surplus ini didukung oleh kenaikan ekspor didukung pertanian, industri dan tambang. Sementara dari impor ada kenaikan barang konsumsi, barang baku dan barang modal.

Menurut catatan BPS, surplus neraca perdagangan tersebut ditopang oleh angka ekspor secara bulanan yang baik 0,96 persen dari Maret 2021, dan sebesar 51,94 persen secara tahunan.

Advertisement

"Secara month to month, ekspor naik 0,96 persen. Ini didukung ekspor migas 5,34 persen, dan ditelisik lebih dalam minyak mentah ekspor naik baik dari sisi podium maupun sisi nilai," jelas Suhariyanto.

Sementara dari sisi impor, jumlahnya turun 2,98 persen secara month to month dari Maret 2021 menjadi sebesar USD 16,29 miliar. Meskipun secara tahunan angka tersebut masih naik 29,93 persen.

"Ini terjadi karena adanya penurunan impor barang migas yang minus 11,22 persen, dan non-migas minus 1,69 persen," tukas Suhariyanto.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Hubungan Baik dengan Palestina, Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 7,6 Juta
Kuartal I-2021, Industri Pengolahan Nonmigas Surplus Capai USD3,69 M
Mendag: Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD 1,57 miliar di Maret 2021
Neraca Dagang Kuartal I-2021 Surplus, Sinyal Positif Pemulihan Ekonomi
Neraca Dagang Maret 2021 Surplus USD1,57 Miliar
Mendag Lutfi Ungkap Komitmen Perdagangan Indonesia dan China 3 Tahun Mendatang

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.