Mendag Lutfi Ungkap Komitmen Perdagangan Indonesia dan China 3 Tahun Mendatang
Merdeka.com - Pemerintah Indonesia dan China berkomitmen menargetkan peningkatan ekspor dalam waktu tiga tahun ke depan. Di mana dari yang saat ini hanya USD 31 miliar menjadi USD 100 miliar pada 2024.
"Pertama target baru 3 tahun ke depan, kita akan meningkatkan ekspor kedua negara dari USD 31 miliar menjadi USD 100 miliar pada tahun 2024," kata Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dalam konferensi pers, secara virtual, Jumat (2/4).
Kedua negara juga akan mendalami kesepakatan kerja sama perdagangan dibangun sejak 2011 lalu yakni Bilateral Economic and Trade Cooperation (BETC) menjadi Trade and Investment Framework Agreement (TIFA).
"TIFA ini akan menjadi jenjang lebih tinggi. Kemungkinan kita akan membicarakan untuk memperdalam kegiatan perdagangan kedua negara dengan skema Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA," jelas dia.
Selanjutnya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDia menambahkan, pemerintah Indonesia dan China juga sepakat untuk memperbaiki neraca dagang kedua negara.
Mendag Lufi melanjutkan, pemerintah China juga membuka kesempatan Indonesia untuk melakukan ekspor sarang burung walet. Dalam hal ini setidaknya ada lima perusahaan yang akan mengimpor sarang burung walet dari Indonesia dengan nilai USD 1,13 miliar.
"Dan juga ditambah dengan ekspor dan investasi untuk furniture dari shang dong wood and furniture yang jumlahnya lebih dari 200 juta dollar, dan investasi yang mendatangkan 150 perusahaan di Kalimantan Barat dengan lebih dari 3.000 pekerja, dan ini total semuanya adalah USD1,38 miliar atau lebih dari Rp20 triliun," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya