BPS catat jumlah penumpang kereta api meningkat hingga 2,63 persen
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang kereta api pada Agustus 2016 sebanyak 29,6 juta, naik 2,63 persen dibanding Juli 2016. Sedangkan selama Januari-Agustus 2016 jumlah penumpang kereta api mencapai 230,2 juta orang, naik 8,50 persen dibanding periode yang sama tahun 2015.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang kereta api pada Agustus 2016 sebanyak 29,6 juta, naik 2,63 persen dibanding Juli 2016. Sedangkan selama Januari-Agustus 2016 jumlah penumpang kereta api mencapai 230,2 juta orang, naik 8,50 persen dibanding periode yang sama tahun 2015.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto mengatakan kenaikan tarif commuter line atau KRL Jabodetabek sebesar Rp 1.000 tidak terlalu berpengaruh terhadap jumlah penumpang kereta api.
"Dilihat dari persentasenya, naik Rp 1000 bayangan saya tidak terlalu besar pengaruhnya. Memang kita perlu pilah antara Jabodetabek dan di luar itu, persentase terbesar Jabodetabek 78 persen," ujar Kecuk di kantornya, Jakarta, Senin (3/10).
Selain itu, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Agustus 2016 sebanyak 7,1 juta orang, turun 10,16 persen dibanding Juli 2016. Jumlah penumpang tujuan luar negeri naik 6,20 persen menjadi 1,3 juta orang.
"Selama Januari - Agustus 2016 jumlah penumpang domestik mencapai 52,6 juta orang atau naik 16,77 persen dan jumlah penumpang internasional mencapai 9,7 juta orang atau naik 5,66 persen dibanding periode yang sama tahun 2015," ungkapnya.
Untuk jumlah barang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Agustus 2016 juga mengalami kenaikan hingga 12,85 persen menjadi 23,6 juta ton. Namun, jumlah penumpang angkutan laut turun 27,16 persen menjadi 1,2 juta.
"Selama Januari - Agustus 2016 jumlah penumpang mencapai 10,3 juta orang atau naik 6,24 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2015 dan jumlah barang yang diangkut naik 12,47 persen atau mencapai 169,3 juta ton," tutupnya.
Baca juga:
BPS: Kesejahteraan petani meningkat di September 2016
Agustus 2016, jumlah wisman di Indonesia tembus 1 juta kunjungan
Tarif pulsa dan rokok bikin inflasi September tembus 0,22 persen
BPS catat nilai tukar Rupiah melemah pada Agustus 2016
Agustus 2016, upah buruh hingga PRT alami kenaikan
BPS sebut seperempat barang di Indonesia diimpor dari China
Agustus 2016, nilai impor Indonesia naik 36,84 persen