LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPS catat indeks harga perdagangan besar September naik 0,15 persen

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data indeks harga perdagangan besar (IHPB) umum nonmigas atau indeks harga grosir/agen pada September tahun ini mengalami kenaikan sebesar 0,15 persen dibanding bulan sebelumnya.

2017-10-02 14:50:24
BPS
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data indeks harga perdagangan besar (IHPB) umum nonmigas atau indeks harga grosir/agen pada September tahun ini mengalami kenaikan sebesar 0,15 persen dibanding bulan sebelumnya.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan indeks harga perdagangan besar (IHPB) umum nonmigas atau indeks harga grosir/agen di September 2017 sebesar 158,65 atau naik 0,15 persen dari posisi Agustus lalu yang sebesar 158,40.

"Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor industri, yakni sebesar 0,45 persen. Sektor pertanian turun 0,63 persen, Kelompok Barang Impor Nonmigas naik 0,25 persen, Kelompok Barang Ekspor Nonmigas naik 0,15 persen, sedangkan sektor pertambangan dan penggalian relatif stabil," kata Suhariyanto, di kantornya, Senin (2/10).

Dengan demikian, perubahan IHPB Nonmigas di sepanjang tahun kalender 2017 adalah sebesar negatif 0,09 persen dan perubahan IHPB year-on-year sebesar 0,51 persen. Suhariyanto menjelaskan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada September 2017 antara lain kelapa sawit, minyak kelapa sawit (CPO), beras, bahan bangunan dari aluminium, besi dan baja impor, serta bijih, kerak, dan abu logam ekspor.

"Pada September 2017, sektor industri merupakan penyumbang andil dominan pada perubahan IHPB, yaitu sebesar 0,21 persen. Sektor pertanian menyumbang andil sebesar negatif 0,12 persen, Kelompok Barang Impor Nonmigas 0,03 persen, dan Kelompok Barang Ekspor Nonmigas 0,03 persen. Sementara itu, sektor pertambangan dan penggalian tidak menyumbang andil yang signifikan," jelasnya.

Sementara itu, untuk indeks harga perdagangan besar bahan bangunan/konstruksi mengalami kenaikan sebesar 0,68 persen terhadap bulan sebelumnya. "Antara lain disebabkan kenaikan harga komoditas besi beton, besi lainnya, kawat dan sejenisnya, paku, mur, baut, dan bahan bangunan alumunium," kata Suhariyanto.

Pada September 2017, semua kelompok jenis bangunan mengalami kenaikan. Kelompok Bangunan Pekerjaan Umum untuk Pertanian mengalami kenaikan paling tinggi, yaitu sebesar 0,89 persen. Kelompok Bangunan Tempat Tinggal dan Bukan Tempat Tinggal naik 0,70 persen, Kelompok Bangunan Pekerjaan Umum untuk Jalan, Jembatan, dan Pelabuhan 0,84 persen, Kelompok Bangunan dan Instalasi Listrik, Gas, Air Minum, dan Komunikasi 0,39 persen, dan Kelompok Bangunan Lainnya 0,52 persen.

Advertisement

Baca juga:
Selama Agustus 2017, 27,7 juta orang naik kereta api Jabodetabek
Pertemuan ke-9 kalinya, Mendag Enggar bahas perdagangan bebas RI-Australia
Agustus 2017, penumpang angkutan laut mencapai 1,6 juta orang
Usai libur lebaran, penumpang pesawat menurun 10,41 persen
Agustus 2017, jumlah wisatawan RI terbanyak berasal dari China
BPS: Nilai tukar petani naik di September 2017

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.