BPS Amati Pengaruh PPKM Darurat ke Inflasi
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mewaspadai pengaruh PPKM darurat terhadap inflasi. Meski demikian, pengaruh PPKM ke harga-harga komoditas baru akan terlihat pada data inflasi bulan depan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi memutuskan kebijakan pengetatan aktivitas masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kebijakan terbaru yang ditetapkan adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mewaspadai pengaruh PPKM darurat terhadap inflasi. Meski demikian, pengaruh PPKM ke harga-harga komoditas baru akan terlihat pada data inflasi bulan depan.
"Terkait mobilitas dan lonjakan penularan Covid yang terjadi di akhir Juni dan PPKM yang efektif di Juli, baru akan terlihat inflasi di Juli. Nanti kita tunggu bagaimana pengaruhnya dari kebijakan PPKM yang akan dilakukan pemerintah," katanya, Kamis (1/7).
Margo mengatakan, secara umum pandemi memukul daya beli masyarakat. Namun, pada bulan lalu bisa terjadi deflasi karena bulan sebelumnya ada Ramadan yang membuat harga naik dan perlahan turun di Juni 2021.
"Sampak pandemi Covid secara umum ke daya beli masyarakat sedikit banyak memberikan pengaruh. Namun pada deflasi Juni 2021 masih terjaga, inflasi inti masih tumbuh positif, meski tipis. Dan inflasi inti juga masih meningkat," tandasnya.
Baca juga:
PPKM Darurat: Resepsi Pernikahan Dihadiri Maksimal 30 Orang, Makanan Dibawa Pulang
Selama PPKM Darurat, Jakarta Ditargetkan Tes Covid-19 Per Hari 120 Ribu Orang
PPKM Darurat, Pemerintah Imbau Pakai Jenis Masker yang Baik dan Diganti Setelah 4 Jam
PPKM Darurat Dinilai Berpotensi Bikin Ekonomi Kuartal III-2021 Terkontraksi
VIDEO: Resmi, Presiden Jokowi Putuskan PPKM Darurat Jawa-Bali Mulai 3-20 Juli
Daerah yang Resmi Terapkan PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021