LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos Pajak sebut tebusan Rp 165 T bukan jadi fokus Tax Amnesty

Target penambahan Wajib Pajak (WP) baru sebanyak 1.929 jauh lebih penting dari Tax Amnesty.

2016-09-06 19:06:35
Tax amnesty
Advertisement

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi mengaku saat ini pihaknya tak terlalu fokus pada penerimaan pengampunan pajak atau Tax Amnesty sebesar Rp 165 triliun. Menurutnya, target penambahan Wajib Pajak (WP) baru sebanyak 1.929 jauh lebih penting dari Tax Amnesty.

"Saya tidak fokus kepada target Rp 165 triliun itu. Saya fokus kepada WP baru 1.929 itu," ujar Ken di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (6/9).

Menurut Ken, keberhasilan tax amnesty bukan dilihat hanya dari angka Rp 165 triliun. Tetapi, lanjutnya, efek berkelanjutan dari program pengampunan pajak ini seperti orang kaya menjadi transparan, munculnya bisnis baru dan penyerapan tenaga kerja.

Advertisement

"Tax amnesty ini targetnya akan maksimal, karena Tax Amnesty bukan hanya dari tebusan," tegasnya.

Terkait transparansi perbankan, Ken mengaku setuju. Sebab, basis pajak tidak bisa berkutik tanpa adanya data perbankan.

"Transparansi itu bukan berarti data WP dibuka, transparansi itu terhadap undang-undang perbankan. Pajak itu enggak bisa apa-apa kalau data perbankan itu enggak terbuka," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Dituding tak kerja, Luhut naik pitam saat rapat dengan DPR
Luhut sebut Kemenkeu setuju rencana pajak eksplorasi dihapus
ESDM: Pertamina tak bisa paksa masyarakat pakai Pertalite
Ini hasil rapat Menko Luhut dengan Inpex
Jokowi terlalu lama tunjuk Menteri ESDM baru, investor tak nyaman
Survei: Nama Ahok muncul jadi calon Menteri ESDM gantikan Arcandra
Beraninya Freeport bohongi pemerintah Jokowi-JK

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.