LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos OJK: Usia 30 Tahun ke Bawah Dominasi Investor Pasar Modal

Wimboh menjelaskan, faktor pendorong adanya kenaikan investor yang mencapai 99 persen dengan mayoritas generasi muda tersebut karena sempitnya ruang belanja akibat pembatasan mobilitas.

2021-09-15 19:00:00
OJK
Advertisement

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mencatat pasar modal telah memiliki sebanyak 6,1 juta investor atau naik 99 persen (yoy) per Agustus 2021 yang didominasi oleh usia di bawah 30 tahun.

"Investor ritel terus menunjukkan antusias dengan jumlah 6,1 juta investor pada Agustus 2021 atau ada kenaikan 99 persen (yoy) yang didominasi oleh usia di bawah 30 tahun,” katanya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (15/9).

Wimboh menjelaskan, faktor pendorong adanya kenaikan investor yang mencapai 99 persen dengan mayoritas generasi muda tersebut karena sempitnya ruang belanja akibat pembatasan mobilitas.

Advertisement

Ruang belanja yang sempit membuat masyarakat mengalihkan uangnya untuk berinvestasi di saham maupun instrumen lain di pasar modal.

"Kita tahu bahwa ruang belanja semakin sempit karena PPKM maka banyak yang mengalihkan uangnya dengan investasi di saham maupun instrumen lain di pasar modal," jelasnya.

Sementara dari sisi suplai, penghimpunan dana di pasar modal per 31 Agustus 2021 mencapai Rp257,9 triliun atau meningkat dari tahun lalu yang hanya Rp118 triliun dan terdiri dari 35 emiten baru yang melakukan IPO pada 2021.

Advertisement

"Capaian ini luar biasa dan masih ada di pipeline sampai beberapa bulan ke depan yang sudah tercatat 80 penawaran umum dan kini sedang dalam proses dengan total Rp40,79 triliun," katanya.

Menurutnya, jumlah itu berpotensi bertambah sehingga dari sisi pembiayaan meski di perbankan tercatat tidak sesuai ekspektasi karena pengetatan mobilitas dan demand belum banyak namun rising fund melalui pasar modal tercatat luar biasa.

"Ini menandakan optimisme ke depan ada terutama investasi di sektor-sektor yang menjanjikan. Banyak sektor yang rising fund di pasar modal yang kaitannya dengan startup digital. Ini masih marak dan tentu ini bisnis yang besar ke depan," jelasnya.

Baca juga:
IHSG Dibuka Melemah, Analis Rekomendasikan Saham Telkom dan Unilever
CEO LPKR: Jika Indonesia Ingin Maju, Industri Kesehatan Perlu Dikembangkan
IHSG Dibuka Menguat, BCA dan Telkom jadi Rekomendasi Analis
IHSG Dibuka Merah, 8 Saham Emiten Ini Jadi Rekomendasi Analis
IHSG Dibuka Merah, 7 Saham Emiten ini jadi Rekomendasi Analis

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.