LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos OJK: Baru dalam sejarah dana di pasar modal melebihi pertumbuhan kredit

Pertumbuhan di pasar modal mengalami peningkatan signifikan dibanding penyaluran kredit perbankan. Kondisi ini menunjukkan sumber pendanaan di Indonesia semakin beragam tak melulu mengandalkan kredit baik itu pendanaan yang sifatnya jangka menengah hingga panjang.

2017-12-21 18:15:44
OJK
Advertisement

Pertumbuhan di pasar modal mengalami peningkatan signifikan dibanding penyaluran kredit perbankan. Kondisi ini menunjukkan sumber pendanaan di Indonesia semakin beragam tak melulu mengandalkan kredit baik itu pendanaan yang sifatnya jangka menengah hingga panjang.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan bahwa penghimpunan dana di pasar modal hingga Desember ini telah mencapai Rp 257,02 Triliun. Angka tersebut jauh melampau target semula yaitu Rp 217,02 triliun.

"Pertumbuhan industri perbankan yang tidak sebagaimana kami harapkan ini karena pertumbuhan di pasar modal sangat agresif. Sehingga ini, hal yang baru dalam sejarah bahwa pertumbuhan penghimpunan dana di pasar modal lebih dari pertumbuhan kredit perbankan," kata Wimboh, di Kantornya, Kamis (21/12).

Advertisement

Dia optimis penghimpunan dana di pasar modal bisa tembus Rp 260 triliun di akhir tahun dikarenakan masih banyak perusahaan yang akan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dalam pipeline Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sementara itu, intermediasi perbankan sudah mulai tumbuh dilihat dari angka penyaluran kredit pada November mencapai 7,47 persen. Sampai akhir tahun pertumbuhan kredit diharapkan sejalan dengan target OJK, yaitu di level 8 persen-9 persen.

Secara industri, Wimboh menilai pertumbuhan sektor perbankan lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan di pasar modal. Kondisi tersebut sesuai dengan kebijakan OJK untuk penempatan kredit menengah hingga panjang di pasar modal, karena menyangkut tingkat keamanan.

Advertisement

"Ke depan kita akan lakukan terus sehingga pasar modal akan menjadi sumber pembiayaan utama terutama untuk proyek jangka panjang seperti proyek infrastruktur."

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung menguat sepanjang tahun 2017 dengan volatilitas yang relatif rendah. IHSG pada tahun ini menembus level psikologis 6.000. Hingga 20 Desember IHSG telah tumbuh sebesar 15,34 persen pada posisi 6.109,48.

Baca juga:
Pemerintah gandeng 40 bank salurkan FLPP Rp 4,5 triliun di 2018
Jalin kerja sama dengan Polri, BNI kini kelola pembayaran STNK
Rayakan HUT ke-122, BRI beri beasiswa Rp 25 juta pelajar difabel berprestasi
Pengamat imbau kesalahan penerbitan SKL terhadap BLBI harus diuji PTUN
Ini penyebab perbankan syariah RI tertinggal dari Malaysia

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.