Bos KAI: Harga tiket LRT Jabodebek tak lebih dari Rp 12.000
"Jadi kita harus membuat supaya masyarakat bisa menikmati dengan harga yang pantas dan terjangkau," kata Direktur Utama PT KAI Persero, Edi Sukmoro.
Direktur Utama PT KAI Persero, Edi Sukmoro menyebut tiket kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi ditetapkan tak lebih dari Rp 12 ribu per penumpang. Itu didasarkan pada daya beli masyarakat plus subsidi pemerintah.
"Jadi kita harus membuat supaya masyarakat bisa menikmati dengan harga yang pantas dan terjangkau," katanya di sela-sela BUMN Executive Leadership Program, Jakarta, Kamis (13/4).
Sayangnya, Edi belum bisa mengungkapkan besaran subsidi akan digelontorkan pemerintah.
"Belum diputus, tapi kemungkinan besar pemprov akan ikut partisipasi," katanya. "Bentuknya seperti apa nanti kami akan komunikasi."
Terlepas berapapun besaran subsidi, menurut Edi, pemerintah telah memutuskan bahwa KAI tetap menjadi operator LRT. "Dan Pak menko telah memutuskan kAI sebagai investor, melanjutkan apa yang sudah dijalankan," katanya.
Edy berharap, transportasi massal tersebut bisa beroperasi pada 2019.
Baca juga:
Pakai sarung & peci,Jokowi tinjau purwarupa LRT Metro Kapsul Bandung
Jokowi pastikan Perpres LRT Metro Kapsul Bandung sedang disiapkan
Prototype LRT Metro Kapsul dipajang di Alun-Alun Bandung
Proyek LRT perparah kemacetan di sepanjang Jalan MT Haryono
Memantau progres pembangunan jalur LRT di Cibubur