Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pakai sarung & peci,Jokowi tinjau purwarupa LRT Metro Kapsul Bandung

Pakai sarung & peci,Jokowi tinjau purwarupa LRT Metro Kapsul Bandung Jokowi tinjau LRT Bandung. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Raya Bandung, Presiden Joko Widodo langsung meninjau purwarupa LRT Metro Kapsul. LRT Metro Kapsul ini dipajang di sisi utara Masjid Agung yang masih berada di kawasan Alun-alun Bandung.Ditemani Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Presiden yang masih mengenakan sarung dan baju koko lengkap dengan peci itu, meninjau purwarupa LRT Metro Kapsul yang ditargetkan akan mulai dibangun dua bulan mendatang. Ketiganya melihat-lihat bagian dalam LRT Metro Kapsul yang didominasi cat berwarna biru.

jokowi tinjau lrt bandung

Jokowi tinjau LRT Bandung ©2017 Merdeka.com

Sekitar 10 menit berada di dalam, ketiganya pun kemudian keluar. Jokowi, Aher dan Ridwan Kamil tampak kembali berbincang di depan purwarupa LRT Metro Kapsul. Tanpa melontarkan sepatah katapun kepada media, Presiden kemudian meninggalkan lokasi dan melanjutkan perjalanan ke Cirebon.Untuk diketahui, pemerintah pusat akan segera menghadirkan moda transportasi massal LRT (Light Rail Transit) Metro Kapsul di Kota Bandung. Dalam waktu dua bulan lagi, groundbreaking pembangunan kontruksi jalur LRT akan segera dimulai. Prototype LRT Metro Kapsul ini pun sudah mulai dipajang di Alun-alun Bandung.

jokowi tinjau lrt bandung

Jokowi tinjau LRT Bandung ©2017 Merdeka.com

Pembangunan LRT Metro Kapsul ini rencananya akan dibagi dua tahap. Tahap pertama akan dibangun jalur dari Stasiun Bandung hingga Dalem Kaum (Alun-Alun Bandung) sepanjang 3 km. Sementara untuk pembangunan tahap kedua, jalur yang telah dibangun tahap pertama akan diteruskan hingga ke Tegalega dan kembali ke stasiun Bandung sepanjang 3 km.Untuk proyek pembangunan tahap pertama sepanjang 3 km menelan dana Rp 500 miliar. Adapun jika dilanjutkan ke pembangunan tahap kedua yakni 6 km akan menelan dana Rp 1 triliun. Adapun untuk sumber pembiayaannya sendiri akan didanai oleh PT PP (Pembangunan Perumahan) Persero yang merupakan perusahaan milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi dan investasi.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP