Bos KAI bertekad jadikan stasiun di RI sekelas mal Senayan City
Edi mengungkapkan, agar lebih menyerupai mal, pihaknya juga akan mengundang lebih banyak tenant makanan dan minuman untuk membuka gerainya di stasiun. Seperti salah satu gerai kopi Starbucks di Stasiun Gambir. Bahkan, gerai Starbucks di stasiun tersebut menempati urutan kedua penjualan terbesar setelah gerai di GI.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menyulap seluruh stasiun kereta menjadi sekelas pusat perbelanjaan atau mal. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kenyamanan bagi para penumpang.
Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro, mengatakan upaya peningkatan layanan dan fasilitas dimulai dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Sebagai contoh kecil, lantai di stasiun tersebut diganti dengan granit dan lampu menggunakan jenis LED agar lebih terang.
"Saya upayakan supaya seluruh stasiun, khususnya stasiun besar, baik Gambir, Jakarta Kota, Jatinegara, Bandung, Semarang, Cirebon, itu nantinya harus sekelas sama dengan Senayan City. Semua stasiun besar, lantainya harus granit, lampunya harus yang LED, terang sehingga kelihatan megah," ujar dia dalam acara Inspirato di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (3/4).
Edi mengungkapkan, agar lebih menyerupai mal, pihaknya juga akan mengundang lebih banyak tenant makanan dan minuman untuk membuka gerainya di stasiun. Seperti salah satu gerai kopi Starbucks di Stasiun Gambir. Bahkan, gerai Starbucks di stasiun tersebut menempati urutan kedua penjualan terbesar setelah gerai di Grand Indonesia.
"Di Gambir itu ada Starbucks, informasi yang saya terima, itu penjualannya nomor 2 terbesar se-Indonesia, setelah di Grand Indonesia. Jadi ini terbesar ke-2 di Indonesia meski pun outletnya kecil. Pembelinya tidak usah dipanggil, dia datang sendiri. Rupanya penumpang kereta sudah mengenal Starbucks sekarang," kata dia.
Selain peningkatan fasilitas, dalam revitalisasi stasiun, KAI juga memperhatikan masalah penghijauan. Oleh sebab itu, di area stasiun akan banyak ditanam pepohonan yang memberikan kesan sejuk bagi penumpang kereta.
"Langkah selanjutnya, saya ingin semua kelihatan hijau. Sehingga penumpang merasa adem, ayem. Jadi ini mulai dihijaukan dengan tanaman," kata dia.
Menurut Edi, saat ini KAI menangani sekitar 523 stasiun baik besar maupun kecil yang berada Jawa dan Sumatera. Selain itu, KAI juga memiliki 9 Daerah Operasi (Daop) dan sejumlah Divisi Regional yang mengoperasikan dan mengelola kereta api beserta prasarananya.
Daop tersebut antara lain, Daop 1 untuk wilayah Jakarta, Daop 2 wilayah Bandung dan sekitarnya, Daop 3 wilayah Cirebon, Daop 4 wilayah Semarang, Daop 5 wilayah Purwokerto, Daop 6 wilayah Yogyakarta-Solo, Daop 7 wilayah Madiun, Daop 8 wilayah Surabaya dan Daop 9 wilayah Jember.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6
Baca juga:
KAI akan tambah kereta khusus layani kesehatan di daerah terpencil
Investor berebut proyek jalur kereta api Makassar-Parepare, termasuk dari Korsel
KAI angkut 394 juta penumpang sepanjang 2017
PT KAI pidanakan penyerobot aset yang mengaku keturunan Sultan
Ini info kereta tambahan dan tiket rute yang habis terjual libur panjang Isa Al-Masih
PT KAI tutup 33 perlintasan liar di Sumut
Perlintasan kereta tanpa palang pintu di Roxy bahayakan pemotor