LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos Bukalapak klaim 60 persen produk di situsnya hasil anak negeri

Founder & CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky, mengatakan produk-produk yang dijual di situsnya itu minim dari China. Menurutnya, bila benar e-commerce Indonesia dibanjiri produk impor, hal itu tak juga bisa disalahkan. Sebab, e-commerce hanyalah wadah bagi para pedagang untuk menjual barang dagangannya.

2018-01-10 19:21:10
E-commerce
Advertisement

Founder & CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky, mengatakan produk-produk yang dijual di situsnya itu minim dari China. Pernyataannya ini sekaligus menepis anggapan bahwa produk yang ada e-commerce Indonesia didominasi produk asal China.

"60 persen produknya berasal dari UKM lokal. Jumlah itu di Bukalapak ya," katanya saat acara konferensi pers ulang tahun Bukalapak ke-8 di Jakarta, Rabu (10/1).

Pernyataannya tersebut berasal dari data internal yang dia miliki. Menurutnya, bila benar e-commerce Indonesia dibanjiri produk impor, hal itu tak juga bisa disalahkan. Sebab, e-commerce hanyalah wadah bagi para pedagang untuk menjual barang dagangannya.

Advertisement

Terlepas itu, kondisi semacam ini juga cerminan dari perdagangan secara offline. Maksudnya, jauh sebelum e-commerce booming, produk-produk asal China sudah lebih dahulu bertebaran di negeri ini. Maka wajar, jika di sisi penjualan toko online ada yang menjual produk-produk impor seperti di toko offline.

"Ya, itu cerminan dari barang-barang yang selama ini dijual offline," jelas dia.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla melontarkan pendapatnya terkait produk-produk yang dijual di situs e-commerce Tanah Air. Berdasarkan laporan yang didapatkannya, sebanyak 94 persen barang-barang yang dijual adalah produk yang berasal dari China.

Advertisement

"Retail sudah cukup baik, di mana-mana kita berjalan ada toko retail. Kita berjalan ada toko ritel yang menjual harus produksi. Tapi produktivitas kita sendiri saya mendengar dari laporan e-commerce 94 persen yang dijual e-commerce adalah barang China, angkanya tidak terlalu jelas, tapi tinggi sekali," ungkapnya.

Baca juga:
E-commerce diserbu produk China akibat tingginya permintaan penduduk RI
Pemerintah diminta tegas tangani peredaran barang China di e-commerce RI
Pariwisata dan e-commerce jadi sektor strategis di 2018
Barang China kuasai e-commerce RI, toko online didorong 80 persen jual produk lokal
Menguak fakta di balik maraknya produk China di e-commerce Indonesia
Cerita pedagang lebih suka jualan di toko dibanding online
Pedagang soal e-commerce RI dikuasai asing: Bahan baku memang semua dari China

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.