Bos BPTJ beberkan cara terhindar dari tilang ganjil-genap
Kepala Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono mengatakan pihaknya sudah berupaya sedemikian rupa untuk membantu masyarakat dalam mengatur perjalanannya. Kerja sama dengan pihak penyedia peta daring sudah dilakukan berupa integrasi sistem ganjil-genap dengan aplikasi google map maupun waze.
Pemberlakuan perluasan sistem ganjil genap sudah dilakukan sejak 1 Agustus. Kebijakan ini diberlakukan hingga tanggal 2 September nanti.
Kepala Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono mengatakan pihaknya sudah berupaya sedemikian rupa untuk membantu masyarakat dalam mengatur perjalanannya.
Kerja sama dengan pihak penyedia peta daring pun sudah dilakukan berupa integrasi sistem ganjil-genap dengan aplikasi google map maupun waze.
"Sudah oke. Jadi untuk memudahkan masyarakat akses google map atau waze ya. Tinggal masukkan plat nomor nanti diarahkan," ungkapnya saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (4/8).
Bambang menegaskan kebijakan ini hanya berlaku selama gelaran Asian Games. Perpanjangan masa pemberlakuannya sistem ganjil genap masih harus melewati serangkaian kajian.
"Itu kebijakan publik. Kita harus evaluasi. Berapa efisien sih. Kita lihat apa respon masyarakat. Kita evaluasi setiap Minggu," tandasnya.
Baca juga:
Perlu pembahasan lebih lanjut jika sistem ganjil genap diberlakukan permanen
2 Hari sistem ganjil genap tercatat 2.432 pelanggaran, paling banyak di Jakpus
Anies bebaskan mobil untuk difabel dari sistem ganjil-genap
4 Persiapan Asian Games 2018 yang menimbulkan perdebatan
Taufik soal perluasan ganjil-genap diprotes: Yang marah netizennya Ahok saja
Ribuan pengendara ditilang, Kadishub DKI evaluasi sistem ganjil-genap
Hari pertama penindakan sistem ganjil genap, 1.102 kendaraan melanggar