LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos BNI siap wujudkan holding BUMN Perbankan tahun depan

Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI), Achmad Baiquni mengatakan, pihaknya siap menyelesaikan holding perbankan di tahun 2018. Sebab, Bank BNI bersama bank BUMN lainnya sudah melakukan persiapan sesuai dengan arahan Menteri BUMN.

2017-09-20 18:44:42
Holding BUMN
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menargetkan holding BUMN tambang dan minyak dan gas (migas) bisa diselesaikan tahun ini. Sedangkan di tahun depan, pihaknya menargetkan sejumlah holding BUMN bisa diselesaikan, yaitu di bidang perbankan, konstruksi, jalan tol, dan perumahan.

Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI), Achmad Baiquni mengatakan, pihaknya siap menyelesaikan holding perbankan di tahun 2018. Sebab, Bank BNI bersama bank BUMN lainnya sudah melakukan persiapan sesuai dengan arahan Menteri BUMN.

"Kita ada time framenya dalam rangka persiapan holding dan kita lakukan terus di bawah koordinasi dari kementerian BUMN. Apa yang sudah disampaikan oleh ibu Rini itu sebenarnya juga yang kita lakukan," kata Baiquni di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (20/9).

Advertisement

Menurutnya, holding ini sangat penting karena memiliki berbagai manfaat, seperti menghemat biaya produksi. Dengan adanya holding perbankan, maka bank BUMN bisa menghemat biaya untuk ATM bersama dan electronic data capture (EDC).

"Kedua, kalau bank ingin menghimpun dana bank bisa melakukan secara sendiri sendiri sekarang. Tapi kalau itu dilakukan holding dalam jumlah cukup besar itu akan mempengaruhi pricing dari pada dana tersebut," imbuhnya.

Selain itu, Baiquni juga berharap holding BUMN perbankan bisa masuk 10 bank terbesar di Asia. "Tujuan holding kita ingin jadi pemain di regional dan pada saat itu kita posisi berapa tentu kita ingin di angka paling tidak 10 besar se-Asia," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Bos BNI sebut besaran pungutan isi ulang e-money ditentukan toko ritel dkk
Bank pemerintah sepakat tak kenakan biaya isi ulang e-money
Dukung gerakan menanam jagung, BNI kucurkan KUR Rp 25 juta per debitur
BTN sabet penghargaan penerapan GCG terbaik di Annual Report Award
Agar lebih efisien, BPR didorong pakai teknologi terapkan layanan perbankan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.