Bos BKPM sebut investasi RI didominasi swasta
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengatakan, porsi investasi di Indonesia didominasi oleh swasta. Di mana persentasenya lebih besar dari porsi investasi BUMN dan pasar modal. Oleh sebab itu, dia memandang perlunya aturan yang jelas untuk mengatur peran swasta dalam investasi di Indonesia.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong mengatakan porsi investasi di Indonesia didominasi oleh swasta. Di mana persentasenya lebih besar dari porsi investasi BUMN dan pasar modal.
"Perbankan 10 persen dari total investasi, pasar modal 16 persen, capex oleh BUMN 11,3 persen, tapi porsi yang paling besar adalah investasi oleh swasta dan korporasi," kata Thomas dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Hotel Borobudur, Jumat (2/2).
Dia menceritakan, meningkatnya investasi swasta dikarenakan adanya transformasi ekonomi untuk mengantisipasi anjloknya harga komoditas. "Kita harus bertransformasi ekonomi kita, menggeser motor perekonomian dari konsumsi ke investasi. Tahun lalu terjadi. Yang namanya investasi sudah mengkerek ke atas rata-rata pertumbuhan ekonomi kita. Ini kabar baik," imbuhnya.
Oleh sebab itu, dia memandang perlunya aturan yang jelas untuk mengatur peran swasta dalam investasi di Indonesia. Mengingat, investasi sudah menjadi motor penggerak ekonomi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
"Di sini deregulasi perbaikan iklim usaha sangat penting karena sekuat tenaga apapun kami di BKPM keliling dunia jualan untuk gandeng investor, pasti sektor swasta kita yang paling berperan. Ini yang harus selalu kita dalami dan ingat," ujarnya.
Baca juga:
Bos BKPM: Di periode Jokowi, Indonesia punya pengusaha terbanyak
Disemprot Jokowi, bos BKPM sebut karena pertumbuhan investasi kalah dari negara ASEAN
Bos BKPM sebut realisasi investasi 2017 cakup sektor e-commerce
Ini penyebab realisasi investasi Indonesia kalah dengan negara tetangga
Porsi realisasi investasi di Luar Jawa merosot jadi 43,7 persen di 2017