LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos BKPM irit bicara terkait dampak teror bom terhadap investasi di RI

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong tidak banyak bicara ketika diminta untuk menanggapi dampak kejadian tersebut terhadap aktivitas investasi. Dia hanya mengatakan saat ini belum saatnya untuk menanggapi kejadian tersebut.

2018-05-14 12:41:54
Bom Surabaya
Advertisement

Serangan bom kembali terjadi pagi tadi sekitar pukul 08.50 WIB di Markas Polres Kota Besar Surabaya. Serangan bom ini menjadi serangan kelima setelah sebelumnya kejadian yang sama terjadi pada Minggu (13/5) di 3 gereja. Selanjutnya bom kembali terjadi di Sidoarjo tepatnya di Rusunawa Wonocolo malam harinya.

Kejadian ini pun tidak hanya menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan negeri. Di sisi lain, hal tersebut juga dikhawatirkan bisa mengganggu aktivitas dunia investasi dan perekonomian dalam negeri.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong tidak banyak bicara ketika diminta untuk menanggapi dampak kejadian tersebut terhadap aktivitas investasi. Dia hanya mengatakan saat ini belum saatnya untuk menanggapi kejadian tersebut.

Advertisement

"Enggak, makasih. Jangan sekarang yah," kata Thomas kepada wartawan sambil berlalu menuju mobil saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (14/5).

Sebelumnya, kembali terjadi ledakan bom di Surabaya, kali ini insiden di depan Polrestabes Surabaya. Bom kendaraan itu meledak sekitar Pukul 08.50 WIB.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, serangan itu jenis bom kendaraan. Frans belum menjelaskan detil kejadian itu. "Baru saja kejadian 08.50 WIB di Poltabes Surabaya. Terjadi penyerangan bom kendaraan," kata Frans di media center Polda Jatim, Senin (14/5).

Advertisement

Frans memastikan, ada korban dari polisi dari aksi bom tersebut. Tapi Frans mengatakan, belum dapat dipastikan apakah polisi itu luka atau meninggal dunia.

"Kemudian kami memastikan ada korban dari anggota, apakah luka atau meninggal mohon rekan media menunggu karena kami masih berada di TKP" tutup dia.

Baca juga:
BKPM: Empat investor minat dapatkan insentif tax holiday
Bamsoet minta BKPM gandeng PPATK telusuri dana investasi sektor digital
Bos BKPM sebut Indonesia masih kekurangan tenaga kerja terampil
BKPM soal aturan TKA: Belum ada pelonggaran apa pun tapi ributnya setengah mati
Bos BKPM: Indonesia hanya perlu mencontek untuk mengejar ketinggalan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.