Bos BKPM dorong Korea Selatan investasi sektor unggulan
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Korea Trade Investment Agency (KOTRA). BKPM berupaya menjalin kerja sama dalam promosi investasi khususnya di sektor unggulan. Kerja sama ini dapat membantu para perusahaan Korea Selatan untuk masuk menanamkan modalnya ke Indonesia.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Korea Trade Investment Agency (KOTRA). BKPM berupaya menjalin kerja sama dalam hal promosi investasi khususnya di sektor unggulan.
"Sektor unggulan seperti konstruksi dan infrastruktur, manufaktur, lifestyle, pariwisata, konektivitas, teknologi informasi, e-commerce, dan ekonomi kreatif," ujar Kepala BKPM Thomas Lembong di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (14/3).
Thomas berharap kerja sama ini dapat membantu para perusahaan Korea Selatan untuk masuk menanamkan modalnya ke Indonesia.
Kerja sama yang dilakukan kedua belah pihak meliputi promosi investasi, pertukaran informasi, dokumentasi, publikasi dan melakukan aktivitas penelitian pasar serta pemahaman budaya. "Implementasi nota kesepahaman diharapkan dapat membantu perusahaan Korsel maupun Indonesia dalam mengembangkan usaha," pungkasnya.
Baca juga:
Ini ciri-ciri skema Ponzi yang dipakai Pandawa Grup tipu nasabah
Menko Luhut: Tidak ada niat menyewakan Pulau Nipa ke asing
Ini solusi Bappenas kejar ketertinggalan infrastruktur RI
Pemerintah cari investor kembangkan peternakan di LP Nusa Kambangan
Bappenas: Infrastruktur RI kalah dibanding kota menengah di China
Ucapan enteng Bos Pandawa Group: Nggak dipaksa, orang ngikut sendiri
Jepang minat investasi bikin alat musik di RI sebesar Rp 580,4 M