LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos BI: Rupiah bergerak stabil, tapi kita tetap waspadai perekonomian AS

Agus mengatakan, apabila nilai tukar Rupiah bergerak stabil, maka akan sangat baik untuk pengembangan dan perencanaan bisnis. Selain itu juga akan baik untuk inflasi yang tetap terjaga.

2017-09-20 19:03:39
Bank Indonesia
Advertisement

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengaku senang melihat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) yang bergerak relatif stabil di 2017. Menurut Agus, Rupiah di sepanjang 2017 ini menguat 1,5 persen dan volatilitasnya tetap terjaga.

"Kita juga liat di 2017 year to date sebetulnya Rupiah masih terapresiasi 1,5 persen dan kita liat volatilitasnya terjaga sehingga relatif stabil," kata Agus di Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (20/9).

Dia mengatakan, apabila nilai tukar Rupiah bergerak stabil, maka akan sangat baik untuk pengembangan dan perencanaan bisnis. Selain itu juga akan baik untuk inflasi yang tetap terjaga.

Advertisement

Kendati begitu, menurut Agus, Indonesia tidak boleh lengah dan harus tetap waspadai perkembangan ekonomi di Amerika Serikat (AS). "Mereka akan menaikkan suku bunga tahun 2017, ini kemungkinan sudah semakin menurun tetapi arahnya memang ekonomi mereka membaik," ujarnya.

Agus melanjutkan, saat ini angka konsumsi AS di bawah harapan dan target, serta investasi juga hanya sedikit. Sebab, awalnya harga minyak dunia sudah sampai USD 52 per barel tapi ternyata menjadi lebih rendah.

"Jadi kita tetap harus waspada kalau suku bunga The Fed itu naik itu kita tahu paling tidak 3 kali ada di 2018 dan di 2019 juga dua kali akan terjadi," tutur Agus.

Advertisement

Baca juga:
DJP akan usut wajib pajak tak jujur saat laporkan harta
Dirjen Pajak ancang-ancang pungut pajak dari perdagangan online
Pengusaha curhat ke Bos Bea Cukai soal lamanya urus izin impor
Inflasi RI 6 tahun terakhir 5,2 persen, lebih tinggi dibanding Malaysia & Thailand
Agar lebih efisien, BPR didorong pakai teknologi terapkan layanan perbankan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.