Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Inflasi RI 6 tahun terakhir 5,2 persen, lebih tinggi dibanding Malaysia & Thailand

Inflasi RI 6 tahun terakhir 5,2 persen, lebih tinggi dibanding Malaysia & Thailand Agus Martowardojo. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo menuturkan, inflasi Indonesia terjaga di rata-rata 3,3 persen dalam dua tahun terakhir. Pada 2017, inflasi Indonesia hanya 0,22 persen secara bulanan, dan angka tersebut terendah selama tiga tahun.

"Sekarang sudah keluar Agustus terjadi deflasi 0,07 persen," kata Agus, di Universitas Indonesia, Depok, Rabu (20/9).

Lanjutnya, secara year on year atau tahunan, inflasi Indonesia mencapai 3,82 persen. Bila bisa dijaga di angka tersebut, maka inflasi Indonesia dapat kembali rendah. "Dan kita harapkan Indonesia bisa menjadi negara di era inflasi rendah dan stabil," ucapnya.

Akan tetapi, kata dia, di 6 tahun terakhir inflasi Indonesia ada di 5,2 persen. Itu masih tinggi jika dibandingkan dengan negara tetangga yang mencapai di bawah 2 persen.

"Rata-rata di 6 tahun terakhir itu di 3 persen jadi Thailand dan Malaysia ada di 2 persen," sebutnya.

Oleh karena itu, Indonesia perlu menjaga inflasi agar tetap rendah dan stabil. Dia mengatakan, BI menjaga inflasi dari daerah. Saat ini ada sekitar 450 tim pengelola inflasi di semua provinsi, kabupaten dan kota.

"Dan itu mendiskusikan program-program untuk mengendalikan inflasi. Di tingkat pusat kita juga mempunyai suatu sistem tim pengelola inflasi mereka melakukan koordinasi nasional," tuturnya.

Bahkan, kata dia, Presiden Jokowi langsung yang memimpin ketika melakukan pengendalian inflasi. Sehingga perlu kerja keras dan konsisten untuk menjaga inflasi tetap stabil dan terjaga.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP