Bos BI Optimis Pertumbuhan Kredit Capai 9 Persen di 2021
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Waqrjiyo dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2020 mengaku optimis pertumbuhan kredit perbankan tahun depan bisa mencapai 7-9 persen, baik dari sisi permintaan maupun penawaran.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Waqrjiyo dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2020 mengaku optimis pertumbuhan kredit perbankan tahun depan bisa mencapai 7-9 persen, baik dari sisi permintaan maupun penawaran.
Proyeksi ini merujuk pada sejumlah hal, antara lain penawaran kredit perbankan tetap kondusif dengan suku bunga menurun, likuiditas melimpah, lending standard membaik, dan restrukturisasi kredit yang diperpanjang oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Permintaan kredit akan meningkat sejalan membaiknya penjualan dan kemampuan bayar korporasi, khususnya korporasi besar. Juga dari stimulus fiskal dan moneter perlu mempertemukan antara perbankan dan dunia usaha untuk mengatasi asymmetric information dan persepsi risiko penyaluran kredit," kata Perry, di Jakarta, Kamis (3/12).
Dia menjelaskan, ada empat subsektor dengan kredit meningkat dan plafon kredit masih tersedia. Yakni, industri makanan minuman, telekomunikasi, logam dasar dan kulit alas kaki.
Kemudian, ada enam subsektor membutuhkan usaha dari pemerintah agar plafon kredit yang tersedia di perbankan dapat dimanfaatkan. Yakni, tanaman dan hortikultura industri tembakau, industri kayu, industri kimia, industri barang galian bukan logam, dan industri barang dari logam.
"Sementara itu 8 subsektor memerlukan penjaminan dan subsidi bunga dari pemerintah untuk mengatasi persepsi risiko dalam penyaluran kredit," imbuhnya.
8 Subsektor ini antara lain, kehutanan, tanaman pandan, real estate, tanaman perkebunan, industri TPT, industri mesin, pertambangan bijih logam, dan industri furniture. "Sinergi seperti ini akan semakin kuat apabila didukung dengan vaksinasi dan pemberian stimulus fiskal seperti insentif pajak dan kemudahan usaha dari pemerintah," tandasnya.
Reporter: Pipit Ika Ramadhani
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Suku Bunga Kredit Diharapkan Tetap di Bawah 10 Persen
Ada Dana Rp1.200 T Mengendap di Perbankan Akibat Rendahnya Permintaan Kredit
Penyaluran Kredit dari Dana PEN di Perbankan Capai Rp254,37 Triliun
Restrukturisasi Kredit Imbas Corona Capai Rp192,25 T, Terbesar dalam Sejarah BRI
BRI Incar Pertumbuhan Kredit 5 Persen di 2021
Ada UU Cipta Kerja, Menteri Teten Ungkap UMKM Bisa Ambil Kredit Bank Tanpa Agunan