LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos BI minta kepala daerah lebih kreatif cari sumber ekonomi baru

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengatakan sumber pertumbuhan ekonomi utama masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Sumatera. Hal ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah ini lebih baik dibandingkan wilayah lain.

2017-07-26 21:45:39
Bank Indonesia
Advertisement

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengatakan sumber pertumbuhan ekonomi utama masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Sumatera. Hal ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah ini lebih baik dibandingkan wilayah lain.

"Kalau kita lihat lebih dalam ternyata sumber-sumber pertumbuhan ekonomi yang utama ada di Jawa dan Sumatera. Kita lihat pertumbuhan ekonomi di Jawa itu ada di kisaran 5,6 persen dan Sumatera 4,05 persen," ungkapnya di kantornya, Jakarta, Rabu (26/7).

Untuk dapat mengatasi kesenjangan ini, dia meminta kepada setiap kepala daerah untuk mulai melakukan diversifikasi. Artinya, mulai menciptakan lebih banyak sumber-sumber pertumbuhan ekonomi sehingga tidak bertumpu pada satu sektor saja.

Sebab, kata Agus, provinsi-provinsi di luar Jawa masih bertumpu pada sektor ekspor sumber daya alam seperti, hasil perkebunan, pertambangan dan pergalian. "Kita lihat misalnya Riau, Jambi itu ketergantungan pada Sumber Daya Alam itu di atas 60 persen. Kalimantan Timur, Kalimantan Utara itu di atas 72 persen," jelasnya.

"Jadi, kalau harga komoditi global sedang bagus, baik. Kalau harganya seperti sekarang terus-terusan turun juga menjadi buruk," tambahnya.

Untuk itu, dia berharap setiap kepala daerah berani melakukan berbagai terobosan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing dengan cara menemukan sumber pertumbuhan ekonomi yang baru.

"Jadi kita mesti yakinkan setiap provinsi punya sumber pertumbuhan ekonomi yang baik supaya sistainable. Setiap provinsi perlu melakukan diversifikasi. Semakin kita terdirversifikasi semakin baik," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
DPR setujui penggunaan BMN untuk penerbitan SBSN Rp 43,6 triliun
Asosiasi sebut mogoknya pekerja JICT ancam investasi sektor logistik
Batas kepemilikan asing di perusahaan asuransi maksimal 80 persen
742 Pemudik meninggal dunia selama masa mudik Lebaran 2017
Waskita Beton incar kontrak baru Rp 6,7 triliun hingga akhir tahun
Bank Dunia tawarkan bantuan tarik utang asing ke Jokowi
Banyak regulasi hambat investasi, kemampuan serap tenaga kerja turun

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.