Bos BI: Kita Butuh Investor Ritel untuk Pengembangan Pasar Keuangan
Setidaknya, ada tiga peran penting basis investor ritel dalam pembangunan nasional. Pertama, perlu investor ritel untuk membangun negeri dan menginvestasikan dana untuk negeri.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyebut peran basis investor ritel dalam pengembangan pasar keuangan sangat penting. Sebab kehadiran investor ritel bisa membuat negara lebih kuat dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian global.
"Investor ritel, kita butuh kalian untuk negara, untuk ekonomi dan pasar keuangan, dan juga untuk Anda sendiri," kata Perry dalam Virtual Opening Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (Like IT), Jakarta, Selasa (3/8).
Setidaknya, ada tiga peran penting basis investor ritel dalam pembangunan nasional. Pertama, perlu investor ritel untuk membangun negeri dan menginvestasikan dana untuk negeri.
Kedua, dengan semakin banyaknya partisipasi dari investor ritel, tingkat perputaran uang akan baik. Sehingga mendukung efektivitas kemajuan ekonomi.
Ketiga, basis investor ritel sangat diperlukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi, khususnya pasar keuangan. Hal ini merupakan bagian dari reformasi struktural.
"Semakin banyak investor ritel, pasar keuangan akan semakin kuat dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian global," kata dia.
Selain itu, Perry menyebut Bank Indonesia juga turut berkontribusi mendorong pendalaman pasar keuangan. Baik melalui pengembangan instrumen pasar uang dan pasar valas, serta infrastruktur pasar keuangan.
Baca juga:
BI Catat Pertumbuhan Kredit per Juni Membaik, Ditopang Sektor UMKM dan Konsumsi
BI Perkiraan Inflasi Juli 2021 sebesar 1,45 Persen
BI Ungkap Sektor yang Siap Dukung Pertumbuhan Kredit di 2021
Kinerja Ekonomi Syariah Tunjukkan Perbaikan di Awal 2021
Strategi BI Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional
Gubernur BI: Transaksi Keuangan Digital Meningkat Selama Pandemi