Bos Bappenas: Pemulihan IHSG Tanda Indonesia Tetap Jadi Tujuan Investasi
Menurut dia, saat ini para investor tengah meraba-raba mana negara yang paling siap untuk menerima dana investasi cukup besar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini mulai menunjukkan tanda pemulihan. Pada Senin (8/6) dan Selasa (9/6), indeks saham berhasil ditutup di atas level 5.000.
Menanggapi fenomena tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan bahwa pasar modal Indonesia termasuk yang recovery-nya luar biasa.
"Jadi artinya, banyak modal di luar yang ini mencari tingkat produktivitas atas modal-modal itu. Apakah mereka masih dalam bentuk direct investor atau mereka melalui portfolio seperti masuk ke dalam bursa," ujarnya dalam sesi teleconference, Selasa (9/6).
Menurut dia, saat ini para investor tengah meraba-raba mana negara yang paling siap untuk menerima dana investasi cukup besar.
"Saya kira Indonesia jadi salah satu pilihan. Baik bank dunia dan beberapa lembaga internasional menyebut hanya dua negara yang positif tingkat pertumbuhan ekonominya di tahun 2020, yaitu China dan Indonesia," sebutnya.
"Sekarang sudah ada respon positif di pasar modal. Itu menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi," tandas Suharso.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
IHSG Tembus 5.100, Simak Saham Rekomendasi Hari Ini
IHSG Menguat 1,34 Persen
IHSG Kembali ke Level 5.000 di Awal Pekan Ini
IHSG Menguat 4,08 Persen Selama Sepekan
Perdagangan IHSG Hari ini Diprediksi Masih Lanjutkan Pelemahan
IHSG Ditutup Melemah Dipicu Perpanjangan PSBB Jakarta