LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos Bappenas beberkan penyebab melambatnya konsumsi masyarakat di kuartal III-2017

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengakui pertumbuhan konsumsi masyarakat di kuartal III-2017 sedikit melambat. Perlambatan ini terjadi akibat pergeseran waktu Hari Raya Idul Fitri di kuartal II-2017, sedangkan tahun lalu di kuartal III-2016.

2017-11-13 16:42:40
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengakui pertumbuhan konsumsi masyarakat di kuartal III-2017 sedikit melambat. Perlambatan ini terjadi akibat pergeseran waktu Hari Raya Idul Fitri di kuartal II-2017, sedangkan tahun lalu di kuartal III-2016.

"Terkait dengan konsumsi, memang ini adalah perlambatan pertumbuhan. Saya sudah jelaskan, karena komponen konsumsi di makanan, pakaian, barang mengalami perlambatan dibandingkan kuartal sebelumnya. Kenapa melambat? karena pergeseran waktu Idul Fitri," ujar Bambang, di kantornya, Senin (13/11).

Bambang mengatakan pertumbuhan konsumsi rumah tangga harus dilihat secara year on year. Artinya, membandingkan pertumbuhan konsumsi kuartal III tahun ini dengan kuartal III tahun sebelumnya. Konsumsi kuartal III-2017 sebesar 4,93 persen, angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun lalu sebesar 5,01 persen.

Advertisement

"Tapi sekarang kita lihat apa yang menyebabkan konsumsi yaitu pertumbuhan yang lambat. Saya tidak bilang konsumsinya melemah tapi pertumbuhannya melambat. Bagaimanapun ini adalah Indonesia, budaya konsumsi akan selalu naik di hari raya terutama Idul Fitri. Tahun lalu, Lebaran di kuartal III, tapi Lebaran tahun ini kuartal II," jelasnya.

Dia menjelaskan pada kuartal III tahun ini konsumsi makanan dan minuman tidak mengalami perlambatan dibanding kuartal sebelumnya. Hal tersebut berbeda dengan yang terjadi pada barang seperti pakaian dan alas kaki yang melemah lebih rendah dibanding kuartal II.

"Kita bandingkan dengan sebelumnya makanan minuman tidak ada pelemahan, tapi kalau kita lihat pakaian, alas kaki dan jasa ini melemah lebih rendah daripada kuartal II," jelasnya.

Advertisement

Bambang menambahkan, kuartal III mengalami pelemahan konsumsi sebab pada kuartal II angka konsumsinya terlalu tinggi dikarenakan adanya hari raya idul fitri. "Jadi faktor Lebaran memang kuat untuk pertumbuhan konsumsi triwulan III, yaitu pertumbuhan yang lambat dibanding pertumbuhan di triwulan II," tegasnya.

Baca juga:
Bos Bappenas pesimis pertumbuhan ekonomi 2017 bisa capai target
Bos Bappenas cari solusi antisipasi peningkatan pengangguran akibat digitalisasi
Pemerintah diminta tunda rencana penyederhanaan golongan pelanggan PLN
Bos Bappenas klaim pertumbuhan investasi di Kuartal III-2017 tertinggi sejak 2013
Bertemu Presiden Jokowi, PM Jepang janji tingkatkan investasi di Indonesia
Menteri Jonan dorong investor China masuk ke sektor listrik energi terbarukan
Kerja sama proyek transportasi dengan asing bukan berarti dijual

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.