Bos AP II Harap Keberangkatan Umrah Jabar & Lampung Bisa Dari Bandara Kertajati
"Kalau Jakarta dan Banten nggak logis kalau harus ke Kertajati, karena lebih dekat ke Soekarno-Hatta. Lampung dan Jawa Barat ini yang kita dorong untuk mengisi Kertajati," ujar Awaluddin.
Bandara Kertajati di Majalengka hingga saat ini masih sepi penumpang. Tingkat keterisian bandara besar ini tidak mencapai 30 persen. Segala cara terus dilakukan pemerintah untuk mengisi kekosongan ini, salah satunya dengan mendorong masyarakat untuk umrah melalui bandara Kertajati.
Direktur Utara Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, rombongan umrah dari 4 provinsi yaitu Banten, DKI Jakarta, Lampung dan Jawa Barat saat ini masih berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta. Awaluddin menganggap keberangkatan rombongan umrah dari Lampung dan Jawa Barat harusnya bisa dialihkan ke Bandara Kertajati.
"Kalau Jakarta dan Banten nggak logis kalau harus ke Kertajati, karena lebih dekat ke Soekarno-Hatta. Lampung dan Jawa Barat ini yang kita dorong untuk mengisi Kertajati," ujar Awaluddin di Palangkaraya, Senin (8/4).
Aksesibilitas dari dan menuju Bandara Kertajati sebenarnya tergantung pada jalan tol Cisumdawu yang tak kunjung rampung. Menurut Awaluddin, dari 6 seksi pembangunan jalan tol, baru 2 seksi yang akan selesai tahun ini.
"Dari 6 section, tahun ini baru 2 yang selesai. Sisanya lagi, 4 section itu di antaranya ada isu pembebasan lahan," ujarnya.
Awaluddin juga mengatakan, potensi umrah di Indonesia saat ini mencapai 2 juta penumpang per tahunnya. Jika sebagian dialihkan ke bandara Kertajati, diharapkan ada 1 juta penumpang per tahunnya di sana.
"Umroh dan haji per tahun saja potensinya 2 juta (penumpang) per tahun. Kalau dibagi dua, setahun 1 juta (penumpang) itu bisa dapat. Hanya dari umroh dan haji," tutupnya.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Bandara Kertajati Sepi, Menhub Cari Cara Untuk Pengembangan
Pemprov Minta PNS Jabar Bepergian Lewat Bandara Kertajati
Usai Bertemu Marc Marquez, Kang Emil Berencana Bangun Sirkuit Moto GP di Kertajati
Koperasi ASN Jabar Beli Saham BIJB Senilai Rp 51 Miliar
7 Bulan Beroperasi, Bandara Kertajati Baru Layani 25.000 Penumpang