Pemprov Minta PNS Jabar Bepergian Lewat Bandara Kertajati
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengimbau para aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) dan tokoh masyarakat di Jawa Barat, untuk melakukan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Himbauan tersebut menyusul rendahnya tingkat keterisian penumpang di Bandara tersebut.
"Oleh karena itu, kita kemarin kan terus terang saja kekurangan sosialisasi, bahwa penerbangan yang ada disitu itu kurang terinformasikan secara masif di lapangan," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, di Kemenko Maritim, Jakarta, Selasa (2/4).
"Makanya kami lakukan langkah-langkah lanjutan, pertama menghimbau pada para ASN, kemudian yang kedua juga para tokoh masyarakat sekaligus lakukan langkah sosialisasi, kayak fun bike yah," lanjutnya.
Dia menjelaskan bahwa saat ini rata-rata tingkat keterisian bandara Kertajati masih berada di level 70 persen. "Rata-ratanya masih di bawah 70 persen ya, pada awalnya itu (dibuka) bisa sampai 80 persen-90 persen terutama di peak season. Itu ke Kertajati-Surabaya, Kertajati-Medan, sekarang yang cukup banyak itu ke Balikpapan, karena banyak yang kerja juga di Balikpapan," ungkapnya.
Selain memberikan imbauan dan sosialisasi bagi ASN di lingkungannya, Pemprov Jabar juga berencana untuk mengoptimalisasikan jumlah maskapai yang terbang dan mendarat di bandara tersebut.
Pemprov Jabar bersama dengan BIJB akan menerapkan diskon parkir pesawat maskapai-maskapai tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan jumlah ketersediaan dan jadwal keberangkatan dan kedatangan di bandara tersebut.
Saat ini ada empat maskapai yang aktif beroperasi di Kertajati, yakni Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, dan Trans Nusa.
Dia mengatakan upaya sosialisasi, himbauan hingga diskon khusus bagi maskapai menjadi jalan awal untuk mengoptimalisasikan aktivitas di bandara tersebut. Sambil menunggu fasilitas bandara seperti akses jalan tol, yakni jalan tol Cisumdawu yang ditargetkan beroperasi pada tahun 2020 nanti.
Pemprov Jabar pun sedang menyiapkan Bandara Kertajati sebagai bandara keberangkatan dan kedatangan bagi para jamaah haji dan umroh, untuk masyarakat yang berada di wilayah Jabar bagian timur.
"Runway bandara sudah selesai semula 2.500 meter sekarang 3.000 meter sudah dibangun Angkasa Pura II. Oleh karena itu bisa digunakan untuk umrah, sambil menunggu jalan tol selesai. Potensinya kita optimalkan wilayah Indramayu, Cirebon, Kuningan, Majalengka itu hampir 15 juta orang potensinya," tandas Iwa.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya