Bola buatan napi ini disertifikasi FIFA & digunakan di piala dunia
Bola buatan napi ini di ekspor ke Eropa dan Amerika.
Pahitnya kehidupan dalam kurungan jeruji besi nyatanya tak menghentikan para narapidana untuk berkreativitas. Walau tempat terbatas, mereka mampu membuktikan bahwa mereka mampu berkarya.
Salah satunya di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas I Cirebon, Jawa Barat. Lapas ini mampu memproduksi bola sepak dengan kualitas yang sudah di sertifikasi oleh Federation International Footbal Association (FIFA).
Selain itu, si kulit bundar buatan Kota Udang ini khusus untuk di ekspor.
"Bola ini hasil karya narapidana lapas Cirebon yang sudah di sertifikasi oleh FIFA, khusus untuk di ekspor ke Eropa dan Amerika, waktu Piala Dunia lalu bola ini sempat digunakan," ujar Kepala Seksi Pengelolaan Hasil Kerja (PHK) Lapas kelas 1 Cirebon, Undang Yusiana kepada merdeka.com di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (19/4).
Undang mengakui, bola seharga Rp 300.000 yang dibuat oleh lapasnya merupakan pesanan dari beberapa perusahaan yang menyuplai bola di Eropa. Kendati murah, bola buatan lapasnya selalu kebanjiran order.
"Setiap bulan kita memproduksi bola pesanan dari Eropa," kata dia.
Selain bola sepak, ada Kursi Rotan buatan Lapas Narkotika Cirebon yang juga di ekspor ke Eropa salah satunya Turki.
"Kursi Rotan ini paling banyak di pesan di Turki, harganya Rp 3,2 juta," tandasnya.
Tidak hanya bola sepak dan kursi rotan, di booth perwakilan Provinsi Jawa Barat juga ada beberapa produk yang dipamerkan seperti kaligrafi, produk pertanian kualitas terbaik dari Karawang, dan sebagainya.
Baca juga:
Menteri Sofyan: Tak punya label SNI termasuk kejahatan luar biasa
Produk kopi RI laku Rp 275 M di Amerika Serikat
Masyarakat Bali olah manggis jadi minuman fermentasi
Anak usaha Sinar Mas mampu raup 25 persen pasar kertas di Jepang
Produk kerajinan dan pertanian Bali jadi primadona masyarakat AS
Kapasitas restoran Indonesia pertama di Serbia diperbesar
Kopi Indonesia diburu warga Inggris