Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kopi Indonesia diburu warga Inggris

Kopi Indonesia diburu warga Inggris ilustrasi kopi. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Nitr

Merdeka.com - Cita rasa kopi Indonesia yang khas menarik perhatian masyarakat Inggris. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang datang di 'London Coffee Festival' (LCF) yang diadakan di Old Truman Brewery London, akhir pekan ini.

Sejak diselenggarakan tahun 2011, peserta dan pengunjung London Coffee Festival (LCF) terus meningkat. Diperkirakan lebih dari 35 ribu orang mengunjungi Festival ini atau hampir 9.000 orang/hari.

Seperti ditulis Antara, Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI London, Hastin Dumadi mengatakan, tercatat 200 perusahaan kecil hingga besar berpartisipasi di festival ini, seperti Starbucks, Illy, Lavazza hingga perusahaan kecil dan menengah seperti Altwien, Novell yang menjual kopi robusta dari Sumatera, Coffee Monger yang menjual kopi arabika dari Jawa Timur.

Beberapa perusahaan 'roasters' lain, juga ada Cafe Pod yang menjual kopi dari wilayah sekitar Danau Laut Tawar, serta Extract Coffee Roasters mengimpor kopi dari berbagai wilayah Indonesia, Peros yang membeli kopi dari wilayah Sumatera, Matthew Algie yang membeli kopi dari Sulawesi.

Selain pameran kopi untuk jenis robusta dan arabika, beberapa perusahaan menjual mesin pemroses minuman kopi dan juga gelas serta celemek untuk para barista kopi.

Dari pengamatan Hastin, rata-rata perusahaan 'roasters' kopi yang menjual kopi Indonesia di pameran tersebut dalam bentuk biji sangrai (roasted beans), namun ada pula yang dalam bentuk kapsul untuk dimasukkan ke dalam mesin pemroses kopi seperti dijual perusahaan CafePod.

Lara Hunter-Rodwell dari Peros yang merupakan bagian dari perusahaan kopi besar Bewleys menyebutkan minat pembeli kopi dari Indonesia seperti dari Sumatera cukup baik dan terus meningkat.

Hal yang senada juga disampaikan Ashley Quinn dari Extract Coffee Roasters, yang menyebutkan permintaan kopi khususnya kopi arabika dari Indonesia trennya terus naik, namun perusahaannya kadangkala mengalami kesulitan mendapat pasokan kopi yang stabil dari Indonesia.

Brooke dan Tarek El Khazindar, pemilik perusahaan Coffee Monger's yang banyak menjual kopi arabika dengan nama 'Mercator-Java' mengatakan dengan semakin tingginya minat minum kopi dari masyarakat Inggris, perusahaannya ingin meningkatkan impor kopi dari Indonesia yang dianggapnya memiliki cita rasa yang khas.

Produksi kopi Indonesia memang cukup berfluktuasi. Pada 2014 Indonesia merupakan negara produsen kopi ke-4 terbesar di dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP