BNI incar transaksi migas Rp 150 triliun di 2016
"Total volume transaksi terus meningkat tiap tahunnya."
PT Bank Negara Indonesia (BNI) tercatat mempunyai 46 Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) minyak dan gas (migas) sebagai nasabah. Per Juni 2016, total transaksi sektor migas melalui BNI mencapai Rp 70 triliun.
Vice President Transactional Banking BNI, Sri Indira memperkirakan dapat meraup total transaksi sebesar Rp 150 triliun hingga akhir tahun.
"Total volume transaksi terus meningkat tiap tahunnya," ujarnya saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/7).
Dia menjabarkan, total volume transaksi sektor migas BNI sebesar Rp 100 triliun pada 2013, Rp 115 triliun pada 2014, dan Rp 125 triliun pada 2015.
BNI, lanjutnya, terus berkomitmen dalam mendukung fasilitas keuangan sektor migas Tanah Air. Di mana salah satu layanannya ialah cash management yang mana mendorong efisiensi dalam pengelolaan keuangan.
"Beberapa nasabah cash management di antaranya PLN, Pertamina, BP Indonesia, Medco E&P Indonesie," tuturnya.
Baca juga:
Lebaran 2016, 5.000 nasabah BNI dapat fasilitas mudik gratis
Bank BNI siapkan uang tunai Rp 64 T selama Ramadan dan Lebaran
BNI gandeng Polda Kepri genjot kinerja penyaluran kredit
Bebas di PN Pekanbaru, staf BNI divonis MA 7 Tahun penjara
BNI siapkan Rp 186 T tahun ini untuk kredit infrastruktur
Intip bisnis kerajinan Indonesia cuma ada tiga di dunia
Per 18 April 2016, dana desa Rp 10,9 triliun telah cair