BNI bakal salurkan KUR Rp 1 T per bulan
"Ini untuk realisasi dari target Rp 11,5 triliun sudah mencapai Rp 1,5 triliun pada tanggal 24 Februari," ujar Sutanto.
Direktur Bisnis Ritel Bank Negara Indonesia Sutanto menargetkan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan mencapai Rp 1 triliun setiap bulan pada 2016. Menurut dia, penyaluran KUR ke sektor mikro lebih efektif dengan menggandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
"Ini untuk realisasi dari target Rp 11,5 triliun sudah mencapai Rp 1,5 triliun pada tanggal 24 Februari, kita target 1 bulan Rp 1 triliun itu Rp 1,5 triliun maksimal pada sektor ritel," kata Sutanto kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (29/2).
Dengan adanya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini, membuat BNI mulai merambah ke sektor mikro. Untuk itu, BNI berminat untuk ikut membantu menyalurkan KUR dari pemerintah.
"Kita satu-satunya bank pemerintah yang tidak punya mikro, jadi otomatis kita kita pengen bantu tapi kita ada tugas," kata dia.
Sutanto menambahkan penyaluran KUR ini membuat target kredit BNI meningkat. Namun, dia belum bisa memastikan peningkatan jumlah kredit yang disalurkan BNI tahun ini.
"Kita target tahun ini Rp 11,5 triliun. Otomatis minim, ya kalau nanti target kita nambah jadi Rp 50 triliun sebagian besar dari KUR ini sendiri," pungkas dia.
Baca juga:
Pemerintah minta bank syariah ikut salurkan KUR
2015, laba Bank BJB meroket jadi Rp 1,38 triliun
MUI: Sistem kredit ibadah haji langgar ajaran Islam
Ditjen Pajak jamin data perbankan tak akan disalahgunakan
BI buka peluang turunkan giro wajib minimum perbankan
Akibat perlambatan ekonomi, kredit macet Bank Mandiri naik tipis
Akhir 2016, bunga kredit korporasi ditargetkan di bawah 10 persen