Blue Bird tegaskan tak terlibat dalam aksi demonstrasi sopir taksi
Blue Bird justru mengimbau para sopir tidak turut serta dalam aksi demonstrasi.
Direktur Blue Bird Group Adrianto Djokosoetono menegaskan bahwa perseroan tidak bertanggung jawab dalam aksi demonstrasi para sopir taksi di DKI Jakarta hari ini. Pihak Blue Bird justru mengimbau para sopir tidak turut serta dalam aksi demonstrasi.
Berikut isi pengumuman oleh pihak Blue Bird Group yang diterima merdeka.com:
1. Perusahaan mengimbau untuk "TIDAK" ikut berdemo dan pengemudi agar beroperasi seperti biasa;
2. Pengemudi agar menghindari wilayah : depan kantor Kemkominfo, Kemenhub, Istana Presiden dan DPR;
3. Pengemudi yang mobilnya terkena imbas akibat demo tersebut (penyok, pecah, dll) akan dibebaskan dari klaim;
4. Pengemudi yang disetop oleh pendemo untuk bergabung saat membawa tamu, maka wajib mengutamakan keselamatan dan kenyamanan tamu sampai dengan selesai;
5. Perusahaan "TIDAK" bertanggung jawab terhadap aksi demo tersebut, aksi ini adalah aspirasi murni pengemudi yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) se-Jadetabek.
Seperti diketahui, aksi ini buntut penolakan transportasi berbasis aplikasi online. Selain taksi, sopir bus, angkot, dan bajaj yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) juga ikut menggelar demo mulai dari depan gedung DPR hingga Istana Merdeka. Mereka menuntut agar pemerintah menutup aplikasi angkutan online yang menggunakan mobil pelat hitam.
Baca juga:
Mobil dinas Menristek Dikti terjebak demo sopir taksi
Sopir Bajaj minta Jokowi turun jika tak mampu larang GrabCar & Uber
Sopir taksi bakar ban di Semanggi, tol dalam kota lumpuh
Mobil Wapres terjebak demo, Paspampres sibuk 'bersihkan' jalur
Organda minta Uber dan GrabCar diblokir sampai taat aturan
Anggota DPR minta demo sopir taksi tidak anarkis
Sopir taksi demo anarkis, Taksi Uber gelar promo