LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BKPM "jual" Bank Mandiri ke investor asing

"Mitra perbankan yang reliable seperti Bank Mandiri merupakan salah satu selling point yang dapat ditawarkan."

2016-08-09 10:53:55
BKPM
Advertisement

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bakal menjadikan Bank Mandiri sebagai umpan untuk menarik investor asing. Sebab, di antara perbankan nasional, Bank Mandiri dinilai paling siap untuk bersaing di kancah internasional.

"Pada saat menarik investasi ke Indonesia, maka mitra perbankan yang reliable seperti Bank Mandiri merupakan salah satu selling point yang dapat ditawarkan kepada calon investor," kata Kepala BKPM Thomas Lembong, Jakarta, Selasa (9/8).

Dia bersama Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmojo meneken perjanjian kerja sama terkait promosi bersama dan pelayanan jasa perbankan untuk menciptakan kemudahan dan kenyamanan bagi investor.

Advertisement

Thomas mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Bank Mandiri. Sebab, dia ikut membentuk bank dengan aset terbesar di Tanah Air tersebut pada 18 tahun lalu.

"Dua minggu pertama di BKPM, senang sekali bisa berhubungan erat lagi dengan Bank Mandiri. Karena 18 tahun lalu, saya pernah gabung tim bentuk bank Mandiri dari 4 Bank BUMN," katanya.

"Saya konsultan yang hitung obligasi rate dan sebagainya. Jadi Saya bangga lihat perkembangan Bank Mandiri setelah masa sulit itu. Bahkan sekarang saya liat, jelas-jelas bank nasional RI yang paling siap go global, ya Bank Mandiri."

Advertisement

Kartika Wirjoatmodjo mengaku siap membantu BKPM menarik investor asing. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan layanan perbankan yang dibutuhkan investor.

Semisal, layanan transaksi konversi valuta asing maupun transaksi lindung nilai (hedging).

"Tentunya, investasi yang diharapkan lebih dalam bentuk penanaman modal di sektor riil yang padat karya daripada sektor finansial yang padat modal, namun melibatkan SDM yang terbatas."

Baca juga:
Maybank Asset Management ambisi pimpin pasar produk syariah RI
Agus Marto: Bank Indonesia bukan warisan kolonial
BTN resmi jadi bank ke-20 penampung dana tax amnesty
BNI salurkan kredit USD 25 juta biayai proyek LNG Tangguh Train 3
Ada aplikasi e-FLPP, pengajuan KPR rumah subsidi kini cukup 3 hari
Bappenas: Koordinasi keuangan syariah di Indonesia belum optimal
Semester I-2016, laba bersih CIMB Niaga meroket hingga Rp 736 M

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.