BKN gelar simulasi ujian CAT CPNS 2018, ini jadwalnya
Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan menggelar simulasi ujian Computer Assisted Test (CAT), untuk peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Dikutip dari akun resmi instagram BKN @bkngoidofficial, Sabtu (29/9), simulasi ujian CAT diselenggarakan Kantor Regional V BKN Jakarta.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan menggelar simulasi ujian Computer Assisted Test (CAT), untuk peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Dikutip dari akun resmi instagram BKN @bkngoidofficial, Sabtu (29/9), simulasi ujian CAT diselenggarakan Kantor Regional V BKN Jakarta.
Rencananya, simulasi ujian CAT akan dilaksanakan pada 1 sampai 2 Oktober 2018, di Kantor Regional V BKN Jakarta, Ciracas Jakarta Timur. Namun, Kantor Regional V BKN Jakarta membatasi peserta simulasi ujian CAT tersebut, yaitu hanya untuk 500 peserta yang ada di Jakarta dan sekitarnya.
Untuk mengikuti simulasi tersebut, peserta tidak dipungut biaya. Pendaftaran simulasi CAT dibisa diakses melalui situs http://bit.ly/simulasiCATkanreg5.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana sebelumnya mengatakan, kuota yang akan diterima pada seleksi penerimaan pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 seluruh Indonesia sebesar 238.015 kursi. Itu adalah kuota terbesar dalam seleksi penerimaan PNS selama ini.
"Itu adalah angka paling besar dalam sejarah atau yang pernah diterima sebagai PNS selama perekrutmen yang ada, jadi kita sebelumnya tidak pernah menerima angka sebesar itu," tuturnya di Gedung Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jumat (28/9).
Bima menambahkan, selain melakukan persiapan yang matang, ia juga akan melakukan beberapa modifikasi guna mengatasi kesulitan proses pendaftaran pns di daerah-daerah tertentu, seperti misalnya di Papua.
"Kalau pun ada kesulitan kita akan terapkan modifikasi sesuai daerahnya. Misal jika registrasi NIK di Papua sulit maka kita akan gunakan metode lain seperti surat ijazah atau surat tanda lahir dan lainnya. Kita akan lihat bagian bagian mana yang akan menjadi keberatan mereka," jelasnya.
Tak hanya itu, Bima menekankan, akan menambah cakupan frekuensi (bandwitdh) guna mempermudah jaringan serta akses bagi masyaraka mengikuti seleksi CPNS 2018.
"Pertama kali kita memberikan akun mereka menggunakan jaringan dukcapil, tadi malam bandwitdh sudah dibesarkan 4 kali lipat sehingga tidak ada masalah lagi. Jadi saya kira mudah-mudahan tidak ada masalah ke depan karena jaringan-jaringan itu sudah bekerjasama dengan telkom."
Sumber : Liputan6
Reporter : Pebrianto Eko Wicaksono
Baca juga:
Ini alasan CPNS tak diizinkan mutasi sebelum 10 tahun
Kuota penerimaan CPNS 2018 terbesar sepanjang sejarah
Kapolri: Pengamanan seleksi CPNS tindakan pencegahan konflik
Menteri PAN-RB gandeng Polri berangus pungli dalam seleksi CPNS 2018
Ketua DPR wanti-wanti peserta tes CPNS 2018 hindari calo
Baru 224 dari 601 instansi yang ikuti proses seleksi CPNS di sscn.bkn.go.id
Ketua DPR ungkap ada 238 ribu CPNS yang akan direkrut tahun 2018