Bikin pelabuhan kelas dunia, Pelindo I-IV gandeng Port of Rotterdam
Port of Rotterdam dikenal sebagai pelabuhan terbesar di Eropa.
Empat operator pelabuhan pelat merah berencana menjalin kerja sama dengan pengelola Port of Rotterdam. Mereka ingin menjadikan sejumlah pelabuhan di Tanah Air bertaraf internasional.
"Kami lagi menyiapkan kemungkinan kerja sama PT Pelindo 1-IV dengan Port of Rotterdam. Bagaimana membuat beberapa pelabuhan bisa berkelas dunia. Misalnya pengembangan Pelabuhan Kalibaru, Port of Jakarta, kemudian Kuala Tanjung," ucap Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II Elvyn G. Masassya di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (11/5).
Port of Rotterdam dikenal sebagai pelabuhan terbesar di Eropa. Sepanjang 1962 hingga 2004, pelabuhan terletak di Rotterdam, Belanda, itu merupakan yang paling sibuk di dunia. Setelah periode itu, status pelabuhan tersibuk diambil alih Singapura dan Shanghai.
Atas dasar itu, Elvyn meyakini kerja sama dengan operator Port of Rotterdam bakal berdampak positif terhdap pelabuhan di Indonesia. Salah satu ruang lingkup kerja sama adalah pembangunan Port of Jakarta yang diinisiasi pemerintah daerah dan Pelindo II.
"Kalau dengan Port of Jakarta sekarang sedang tahapan penyiapan kajian karena harus ada sinergitas dengan port yang sudah ada biar tidak kanibal tapi melengkapi," katanya.
"Pemprov DKI, Port of Rotterdam dan Indonesia Port Corporation (IPC) dalam fase pembahasan lebih detil tentang hal ini, diharapkan kalau selesai kami memiliki satu area baru yang strong yang sifatnya terintegrasi bukan hanya arus barang, tapi arus manusia dan juga mungkin kapal wisata."
Baca juga:
Bangun 5 pulau di Pelabuhan Jakarta, Pemprov DKI gandeng Pelindo II
Sejak 2015, Jokowi klaim bangun 27 pelabuhan & 68 tengah dikerjakan
Pembangunan Pelabuhan Patimban dilanjutkan, tahap pertama kelar 2019
Pemerintah akan bangun pelabuhan internasional di Subang
Pasokan ikan melimpah, Rizal Ramli akan buat pelabuhan ekspor baru