BI tak khawatir kenaikan harga pangan Natal dan Tahun Baru ganggu target inflasi
Gubernur BI, Agus Martowardojo, mengungkapkan hasil survei inflasi pada minggu keempat Desember menunjukkan adanya kenaikan. Kendati demikian, Agus menegaskan bahwa angka inflasi masih berada dalam level aman dan sesuai target. Kenaikan inflasi minggu terakhir Desember diakibatkan oleh lonjakan beberapa harga pangan.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, mengungkapkan hasil survei inflasi pada minggu keempat Desember menunjukkan adanya kenaikan. Kendati demikian, Agus menegaskan bahwa angka inflasi masih berada dalam level aman dan sesuai target.
"Inflasinya 0, 61 persen tapi 0,61 persen jika diliat yoy (year on year) nya tetap 3,5 persen dan 3,5 persen itu sesuai dengan perkiraan kita," kata Agus di Mesjid BI, Jumat (29/12).
Adapun target inflasi akhir tahun adalah 3 persen hingga 3,5 persen year on year atau dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Agus juga menjelaskan, kenaikan inflasi minggu terakhir Desember diakibatkan oleh lonjakan beberapa harga pangan dan transportasi udara. "Kita melihat 0,61 persen dibandingkan minggu pertama itu 0,2 persen itu ada tekanan inflasi dan kita amati sekarang ini inflasi ini dari volatile food dan angkutan udara," terang Agus.
Agus mengungkapkan, beberapa jenis komoditi pangan penyumbang inflasi di akhir tahun diantaranya adalah daging ayam, telur ayam, cabai dan beras.
"Tapi kita sudah koordinasikan dengan pemerintah pusat, dengan pemerintah daerah dan yang satu lagi angkutan udara, tapi kalau yoy nya jadi 3,5 persen itu sejalan dengan target kita dikisaran 3, jika dilihat 3 tahun terkahir 3,3 - 3,02 sama 3,5 jadi kita insya Allah ada di era inflasi rendah dan stabil."
Baca juga:
Naiknya harga daging ayam dan telur jadi penyebab inflasi Desember 2017
BI: Inflasi volatile food 2017 terendah dalam 14 tahun terakhir
Bos BI prediksi inflasi minggu pertama Desember capai 0,41 persen
Sri Mulyani prediksi Desember akan terjadi inflasi, ini penyebabnya
Pemerintah tetap waspadai kenaikan harga di akhir tahun
Cabai dan bawang merah hingga beras penyebab inflasi November
BPS catat inflasi November 0,20 persen