LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI soal Surplus Neraca Perdagangan: Jaga Ketahanan Eksternal Perekonomian Indonesia

Adapun surplus neraca perdagangan Februari 2022 bersumber dari kenaikan surplus neraca perdagangan non-migas di tengah peningkatan defisit neraca perdagangan migas.

2022-03-15 20:01:54
Neraca Perdagangan
Advertisement

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia Februari 2022 kembali mencatat surplus sebesar USD 3,83 miliar. Surplus tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan surplus bulan sebelumnya yang mencapai USD 0,96 miliar.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono menjelaskan, kinerja positif ini melanjutkan surplus neraca perdagangan Indonesia sejak Mei 2020. Bank Indonesia memandang surplus neraca perdagangan telah berkontribusi positif dalam menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

"Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas kebijakan, terkait untuk meningkatkan ketahanan eksternal serta mendukung pemulihan ekonomi nasional," kata Erwin dikutip dari laman BI, Selasa (15/3).

Advertisement

Adapun surplus neraca perdagangan Februari 2022 bersumber dari kenaikan surplus neraca perdagangan non-migas di tengah peningkatan defisit neraca perdagangan migas. Pada Februari 2022, surplus neraca perdagangan non-migas mencapai USD 5,73 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan surplus pada bulan sebelumnya sebesar USD 2,29 miliar.

"Perkembangan positif tersebut didukung oleh meningkatnya ekspor non-migas dari USD 18,27 miliar pada Januari 2022 menjadi USD 19,47 miliar pada Februari 2022. Peningkatan kinerja ekspor non-migas dipengaruhi oleh ekspor komoditas berbasis sumber daya alam, seperti batu bara, logam mulia, dan timah, serta produk manufaktur, termasuk berbagai produk kimia yang membaik," ungkapnya.

Ditinjau dari negara tujuan, ekspor non-migas ke China, Amerika Serikat, dan Jepang tetap tinggi seiring dengan pemulihan permintaan global. Adapun impor nonmigas masih kuat pada seluruh komponen, sejalan dengan perbaikan ekonomi domestik yang berlanjut.

Advertisement

Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas meningkat dari USD 1,33 miliar pada Januari 2022 menjadi USD 1,91 miliar pada Februari 2022, sejalan dengan peningkatan impor migas yang lebih tinggi dari ekspor migas.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Neraca Dagang Indonesia Februari USD 3,83 M, Surplus 22 Bulan Berturut-turut
Ketegangan Eropa Timur Dinilai Jadi Peluang RI Atasi Defisit Dagang dengan Ukraina
Indonesia Belum Raup Cuan Saat Berdagang dengan Korea Selatan
Surplus Neraca Perdagangan Dorong IHSG Menguat
Neraca Perdagangan Januari 2022 Indonesia Surplus USD 930 Juta
Awal Pekan, Rupiah Ditutup Menguat di Rp14.326 per USD

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.