LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI Predisi Defisit Transaksi Berjalan Indonesia Capai 2,5 Persen di 2019

Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit transaksi berjalan (deficit current account/CAD) secara keseluruhan pada tahun ini dapat ditekan lebih rendah dibandingkan posisi CAD pada tahun lalu. Di mana posisi CAD sepanjang 2018 telah mencapai USD 31,1 miliar atau 2,98 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

2019-04-23 21:45:15
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit transaksi berjalan (deficit current account/CAD) secara keseluruhan pada tahun ini dapat ditekan lebih rendah dibandingkan posisi CAD pada tahun lalu. Di mana posisi CAD sepanjang 2018 telah mencapai USD 31,1 miliar atau 2,98 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"CAD kita perkirakan tahun ini akan mengarah 2,5 persen," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (23/4).

Sementara itu, untuk di kuartal I-2019 pihaknya meyakini posisi CAD akan semakin lebih baik apabila dibandingkan posisi dikuartal IV-2019. Posisi kuartal IV-2018 posisi CAD mencapai USD 9,1 miliar atau sekitar 3,57 persen dari PDB.

Advertisement

"Di kuartal I kemungkinan akan kita umumkan dipertengahan Mei. Lebih rendah dari kuartal IV. Jadi memang tahun ini akan lebih baik," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Statistik BI, Yati Kurniati mengatakan, cukup sulit untuk memperbaiki posisi defisit transaksi berjalan dalam waktu dekat. BI memperkirakan defisit masih akan terjadi pada kuartal I 2019.

"Tantangan masih tinggi, transaksi berjalan tetap akan defisit (di triwulan I-2019) masih lihat beberapa perkembangan terakhir lagi apakah ada tanda tanda reborn untuk beberapa komoditi ekspor utama. Tantangan masih tinggi," kata Yati di Kantornya, Jakarta, Jumat (8/2).

Advertisement

Meski demikian, defisit transaksi berjalan diperkirakan lebih rendah pada 2019 daripada tahun 2018 yakni turun menuju kisaran 2,5 persen dari PDB. Langkah tersebut tentu saja tidak terlepas dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Bank Indonesia.

"Itulah sebabnya kebijakan pemerintah terkait memperbaiki CAD selama ini untuk diharapkan bisa membantu. Sementara dari sisi ekspor barang primer melambat tapi ada dorongan dari ekspor manufaktur maupun jasa-jasa. Dapat segera terealisasi sehingga ke depan 2019 akan bisa lebih baik dengan kondisi sekarang," ujar dia.

Baca juga:
Tarik Investasi Jadi Salah Satu Cara Tutup Defisit Transaksi Berjalan
BI Sebut Rupiah Melemah Akibat Tertekan Defisit Transaksi Berjalan
Bank Indonesia Catat Impor Kebutuhan Infrastruktur Sepanjang 2018 Capai Rp 85 Triliun
UBS Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5 Persen di 2019
Calon Presiden Diminta Punya Program Tingkatkan Produksi Minyak

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.