LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI prediksi suku bunga The Fed naik 2 kali di 2017 & 3 kali di 2018

Sejauh ini, dampak kenaikan suku bunga The Fed tak terlalu signifikan pada perekonomian Tanah Air. Namun, Perry memastikan bahwa bank sentral selalu siap intervensi ke pasar jika terjadi gejolak akibat kenaikan suku bunga The Fed.

2017-03-02 12:02:27
Suku bunga The Fed
Advertisement

Bank Indonesia (BI) memprediksi suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) akan naik sebanyak tiga kali tahun depan. Sementara, tahun ini, The Fed akan menaikkan suku bunganya sebanyak dua kali.

Deputi Gubernur BI bidang Pengelolaan Moneter Perry Warjiyo mengungkapkan, berdasarkan rapat dewan gubernur terbaru, bank sentral juga memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed tahun ini akan lebih cepat.

"Kemungkinannya bulan Juni dan triwulan IV. Bacaan terakhir bisa maju. Nanti kita diskusikan lebih lanjut," ujarnya saat ditemui di Bali, Kamis (2/3).

Advertisement

Sejauh ini, dampak kenaikan suku bunga The Fed tak terlalu signifikan pada perekonomian Tanah Air. Namun, Perry memastikan bahwa bank sentral selalu siap intervensi ke pasar jika terjadi gejolak akibat kenaikan suku bunga The Fed.

"Sejauh ini dampaknya relatif minimal dan nilai tukar stabil, BI juga tidak terlalu banyak melakukan intervensi. Tetapi kalau ada kejutan, BI akan selalu siap masuk ke pasar untuk stabilitas nilai tukar Rupiah," tuturnya.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara, mengatakan dalam mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed bank sentral meminta kerja sama dari pemerintah untuk menjaga tingkat inflasi rendah dan menggenjot ekspor.

Advertisement

Mirza mengatakan tingkat inflasi rendah agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. "2017 tantangan kita karena The Fed naikkan suku bunga," jelasnya di Jakarta.

Perbaikan ekspor, lanjutnya, juga penting dalam membantu memperkuat roda perekonomian. Salah satu yang bisa membantu ialah harga komoditas akan semakin membaik pada tahun depan.

"Kita gembira melihat harga komoditas tambang dan kebun naik. Harga komoditas tambang dan kebun terkait ekonomi China. Karena China terbesar kedua di dunia dan pembeli terbesar komoditas," jelasnya.

Maka dari itu, dirinya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2017 akan mencapai 5 persen sampai 5,4 persen. Asal pemerintah dapat memenuhi dua syarat tersebut.

"Estimasi BI, 2017, kami berkeyakinan walaupun suku bunga AS meningkat asalkan bisa jaga inflasi kita dan ekonomi China membaik maka kami confidence untuk estimasi 2017 di 5 persen sampai 5,4 persen," tutupnya.

Baca juga:
Peringatan BI, krisis bisa terjadi di masa saja dan kapan saja
BI waspadai lonjakan inflasi akibat pencabutan subsidi listrik
BI sebut pemerintah intip rekening nasabah tak hanya terjadi di RI
Bank Indonesia buka lowongan untuk pegawai kontrak, ini syaratnya
Tingkatkan efektivitas, Bos BI lantik 8 Kepala Satuan Kerja

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.