LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI Prediksi Inflasi Oktober Turun Tipis Jadi 5,8 Persen

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan, berdasarkan survei terakhir yang dilakukan BI, inflasi pada Oktober 2022 akan mencapai 5,8 persen secara tahunan. Angka ini turun tipis dibandingkan inflasi September 2022 sebesar 5,95 persen.

2022-10-31 11:46:49
Inflasi
Advertisement

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan, berdasarkan survei terakhir yang dilakukan BI, inflasi pada Oktober 2022 akan mencapai 5,8 persen secara tahunan. Angka ini turun tipis dibandingkan inflasi September 2022 sebesar 5,95 persen.

"Survei kami yang terakhir menunjukkan, pada bulan Oktober yang sebentar lagi akan tutup, inflasi hanya sedikit turun ke 5,8 persen secara tahunan," katanya dalam penyelenggaraan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sulawesi Tengah yang dipantau di Jakarta, dikutip Antara, Senin (31/10).

Secara bulanan, Bank Indonesia memperkirakan inflasi akan mencapai 0,05 persen yang disumbang oleh kenaikan harga bensin sebesar 0,06 persen dan tarif angkutan dalam kota sebesar 0,04 persen.

Advertisement

Untuk itu, BI melakukan upaya untuk mengendalikan inflasi baik dari sisi pasokan maupun permintaan dengan menggelar Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai wilayah dan meningkatkan suku bunga acuan. Diketahui, suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate naik menjadi 4,75 persen karena memandang terdapat potensi kenaikan permintaan masyarakat.

"Yang kami takutkan ini akan membentuk ekspektasi inflasi, yang dibentuk masyarakat. Bisa jadi berbahaya kalau tidak diatasi secara cepat," katanya.

Dia mencontohkan, inflasi bahan pangan seperti cabai yang semestinya berlangsung hanya sementara karena penurunan pasokan bisa berlanjut dan memengaruhi ekspektasi inflasi. "Jadi kenaikan suku bunga acuan sudah kami ukur, dan bukan diterapkan untuk mengatasi inflasi yang seharusnya tidak diatasi dengan kenaikan suku bunga. Kami juga memastikan perekonomian kita akan tetap tumbuh," ucapnya.

Advertisement

Baca juga:
BI Sebut Kenaikan Suku Bunga untuk Menekan Lonjakan Inflasi
Sulawesi Tengah Termasuk Provinsi dengan Pengendalian Inflasi yang Baik
Cerita Prabowo Bawa Kresek Isi Uang di Turki dan Lihat Gelandangan di Amerika
Ekonomi Ukraina Babak Belur, Pengangguran Naik dan Inflasi Meroket
BI Prediksi Kondisi Inflasi Oktober Mencapai 0,05 Persen
Emas dan Dolar Jadi Investasi Aman Saat Lonjakan Inflasi

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.