LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

BI senantiasa berkomitmen menjaga stabilitas makroekonomi yang diyakini menjadi dasar dalam menopang kesinambungan pertumbuhan ekonomi. BI juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah sehingga turut menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2019 berada pada kisaran 5,0-5,4 persen.

2019-02-07 11:22:22
Bank Indonesia
Advertisement

Momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia terus terjaga sebagaimana tercermin pada pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV 2018 yang tetap kuat. Realisasi pertumbuhan PDB triwulan IV 2018 tercatat 5,18 persen (yoy), sedikit naik dibandingkan dengan capaian pada triwulan sebelumnya sebesar 5,17 persen (yoy).

Dengan perkembangan ini maka pertumbuhan ekonomi keseluruhan tahun 2018 tercatat meningkat dari 5,07 persen pada tahun sebelumnya menjadi 5,17 persen (yoy) dan merupakan pencapaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2018 terutama didorong permintaan domestik, yang dipengaruhi konsumsi rumah tangga dan konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT).

Advertisement

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga meningkat dari 5,00 persen (yoy) pada triwulan III 2018 menjadi 5,08% (yoy) pada triwulan IV 2018. Peningkatan konsumsi rumah tangga didorong oleh pendapatan masyarakat yang membaik, inflasi yang terkendali, dan tingkat keyakinan konsumen yang naik.

Konsumsi LNPRT meningkat dari 8,59 persen (yoy) pada triwulan III 2018 menjadi 10,79 persen (yoy) dipengaruhi peningkatan belanja konsumsi terkait persiapan penyelenggaraan pemilu 2019. Permintaan domestik yang kuat juga dipengaruhi investasi yang masih tinggi. Sementara itu, kinerja ekspor pada 2018 menurun seiring dengan pertumbuhan ekonomi global yang melandai.

Di sisi lapangan usaha (LU), pertumbuhan ekonomi terutama didorong kinerja LU jasa-jasa di sektor tersier, antara lain LU Jasa Keuangan. Di sektor sekunder, LU Industri Pengolahan tumbuh 4,25 persen (yoy), sedikit menurun dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 4,35 persen (yoy).

Advertisement

"Bank Indonesia memandang positif pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2018. Bank Indonesia menilai pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2018 yang tetap solid menunjukkan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia terus terpelihara, di tengah pertumbuhan ekonomi dunia yang melandai," ungkapnya dikutip situs resmi Bank Indonesia, Kamis (7/2).

Ke depan, BI senantiasa berkomitmen menjaga stabilitas makroekonomi yang diyakini menjadi dasar dalam menopang kesinambungan pertumbuhan ekonomi. BI juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah sehingga turut menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2019 berada pada kisaran 5,0-5,4 persen.

Baca juga:
Penelitian: Perlambatan Ekonomi China Tak Pengaruhi Investasi RI
Menko Darmin Ngaku Puas Pertumbuhan Ekonomi RI 2018 Meski Tak Capai Target
Bos Pajak soal Pertumbuhan Ekonomi RI Meleset Dari Target: Saya Tidak Terlalu Kecewa
Bos Bappenas Beberkan Penghambat Pertumbuhan Ekonomi RI
BPS Catat PDB Per Kapita Indonesia 2018 Sebesar Rp 56 Juta

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.