BI: Perbaikan ekonomi akan menjadi kekuatan Indonesia di mata dunia
BI percaya perbaikan ekonomi menunjukkan kinerja positif di mana salah satunya inflasi 2015 yang akan di bawah 4 persen.
Bank Indonesia (BI) percaya proses perbaikan ekonomi yang tengah terjadi saat ini menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam menghadapi gejolak perekonomian dunia. Membaiknya perekonomian Indonesia ditunjukan oleh sejumlah indikator makro ekonomi.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan pencapaian positif terjadi pada sejumlah indikator ekonomi seperti inflasi, transaksi berjalan, dan pertumbuhan ekonomi.
"Ini akan menjadi kekuatan Indonesia di mata dunia," ujarnya saat pengumuman paket kebijakan ekonomi jilid V di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (22/10).
Agus Marto menjelaskan bank sentral meyakini pencapaian inflasi hingga di akhir tahun bisa mencapai di bawah 4 persen. Ini berbeda dari capaian inflasi tahun sebelumnya yang bisa di atas 8 persen.
Selain itu, perbaikan juga terjadi pada neraca transaksi berjalan. Di mana pada 2015 defisit transaksi berjalan mulai membaik yakni minus USD 18 miliar dari sebelumnya minus USD 27 miliar.
Sementara, pertumbuhan ekonomi, BI percaya pada akhir tahun akan semakin membaik. Di mana proyeksi bank sentral, pertumbuhan ekonomi akan mencapai 4,85 persen.
"Langkah ini apabila didukung reformasi struktural akan lebih baik," tuturnya.
Baca juga:
Paket kebijakan ekonomi diumumkan, Rupiah ditutup menguat 83 poin
Kuartal III-2015, penjualan BBM dan pelumas Pertamina merosot
Di Amerika, Presiden Jokowi incar kerja sama bidang kelistrikan
Anak usaha PTPN X bangun pabrik anyar senilai Rp 23 miliar
BRI akui perlambatan ekonomi tekan pertumbuhan laba