LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI buka peluang turunkan giro wajib minimum perbankan

Penurunan GWM juga mengurangi risiko ketatnya likuiditas perbankan dalam negeri ke depannya.

2016-02-26 16:15:19
Perbankan
Advertisement

Bank Indonesia memberi signal untuk kembali menurunkan besaran Giro Wajib Minimum (GWM) primer. Ruang pelonggaran kebijakan moneter ini masih sangat terbuka sehingga tambahan likuiditas perbankan akan lebih besar.

"Sepanjang inflasi bisa terkendali dan lebih rendah, dan mengupayakan berbagai tekanan dari eksternal, serta nilai tukar yang lebih terkelola, ruang itu pasti masih ada dan itu tinggal kita bicara bagaimana memanfaatkannya," ujar Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI, Solikin M Juhro di Kantornya, Jakarta, Jumat (26/2).

Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang tengah berlangsung. Selain itu, penurunan GWM juga mengurangi risiko ketatnya likuiditas perbankan dalam negeri ke depannya.

Kendati demikian, kata dia, GWM Primer yang saat ini berada pada level 6,5 persen tersebut, dianggap masih sejalan dengan kondisi perekonomian saat ini. Dia berharap, kebijakan moneter BI tersebut dapat menopang perekonomian lebih baik lagi.

"Yaa kalau 6,5 persen saya rasa masih riil, masih positif. Yang jelas untuk asessment kita itu masih positif dengan target inflasi kita yang mencapai kisaran 4±1 persen, dengan mengupayakan ekonomi yang lebih sehat," jelas dia.

Baca juga:
Ditjen Pajak jamin data perbankan tak akan disalahgunakan
Bank Muamalat luncurkan layanan mobile banking dan ada info haji
Akhir 2016, bunga kredit bank pelat merah ditarget single digit
BI: Bunga deposito turun 0,06 persen, masih kecil
3 Bank BUMN beri utang Garuda Indonesia Rp 4,74 triliun
Akibat perlambatan ekonomi, kredit macet Bank Mandiri naik tipis
2015, laba bersih Bank Mandiri capai Rp 20,3 triliun

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.