BI bertekad salip pencapaian inflasi Filipina
Dengan kesamaan geografis dan iklim, Filipina mampu menjaga tingkat inflasi hanya 3 persen.
Bank Indonesia (BI) menargetkan mampu mengalahkan pencapaian inflasi atau besaran kenaikan harga Filipina di kisaran 3 persen. Untuk mewujudkannya maka diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya mengendalikan inflasi daerah.
Gubernur BI, Agus Martowardojo, mengatakan selama ini Filipina dinilai cukup berhasil dalam mengawasi perkembangan inflasinya.
"Saya merujuk ke negara tetangga, yaitu Filipina, yang mampu mengendalikan inflasi di kisaran 3 persen," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Senin (21/4).
Agus pun membandingkan Filipina dan Indonesia. Di mana, kedua negara memiliki kesamaan, antara lain secara geografis dan maupun iklim. Hal ini menjadi tantangan bagi Indonesia dalam meningkatkan kerja sama untuk mengendalikan inflasi.
"Inflasi harga sangat menggerus penghasilan masyarakat Indonesia," jelas dia.
Namun, dia tetap memperkirakan target inflasi 4,5 persen plus minus 1 persen tahun ini akan tercapai. "Indonesia masih harus memelihara moneter yang ketat, untuk menjaga inflasi dan mendorong current account yang sehat," ungkapnya.
Baca juga:
Bank Indonesia prediksi April deflasi 0,1 persen
Pemda diminta lebih proaktif kendalikan inflasi
BI: Inflasi Maret terendah dalam 6 tahun terakhir
Badai El Nino hilangkan 300.000 ton produksi padi Indonesia
Tren penurunan inflasi 2014 masih berlanjut