Berkat olahan sampah, Herco Crafte sukses raup puluhan juta Rupiah
"Saya mencari di Goggle produk olahan sampah organik menjadi kertas ini belum ada di dunia, baru ada di Indonesia saja."
Pameran Inacraft 2016 sudah memasuki hari terakhir. Beberapa penghargaan juga telah diberikan kepada para pelaku usaha baik itu di bidang batik, lukisan, pakaian, dan kerajinan tangan lainnya.
Salah satunya yaitu Herco Crafte, kerajinan yang menjual hasil olahan sampah organik pasar dan rumah tangga. Dia berhasil menyabet penghargaan kategori motivasi dan inovasi di Inacraft 2016.
Menurut pemilik dan pembuat kerajinan, Herman Purwanto, produknya berhasil meraih penghargaan karena di Inacraft sebelumnya belum ada yang membuat kerajinan ini. Bahkan, di dunia belum ada yang bisa mengolah limbah organik menjadi kertas yang bernilai seni.
"Di Inacraft sebelumnya belum ada produk yang seperti kita, dan saya mencari di Goggle produk olahan sampah organik menjadi kertas ini belum ada di dunia, baru ada di Indonesia saja," katanya saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta (24/4).
Herman menjual hasil karyanya mulai dari Rp 75.000 sampai Rp 250.000. Selama empat hari pameran, dia menyebut telah memperoleh omzet sebesar Rp 40 juta.
"Niat kita hanya display dan mengubah paradigma terhadap sampah. Omzet saat ini sekitar Rp 40 juta," jelasnya.
Tidak hanya itu, Herman mengatakan bahwa produknya juga telah menembus pasar internasional. Namun, dia terkendala oleh biaya pengiriman yang jauh lebih mahal ketimbang produk yang dijual.
"Produk ini telah mencapai pasar Singapura hingga Malaysia. Seharusnya pemerintah memperhatikan UKM kecil seperti kita ini agar bisa bersaing dengan negara lain," pungkasnya.
Laporan: Firdamsyah Ramadhan
Baca juga:
Ketoprak ternyata lebih untung dijual saat malam, ini alasannya
PNM sebut UKM Indonesia masih kalah dibanding Thailand dan Malaysia
Di tangan pria Magelang ini, kaleng bekas disulap jadi uang jutaan
Usai Lebaran, pembuat kacang sangrai raup untung berlipat
5 Fakta dibalik geliat UKM dalam bisnis online
'Gaptek' jadi penyakit kemajuan pengusaha kecil nasional
Kepercayaan jadi batu sandungan penjualan produk UKM online