Berapa Banyak Emas yang Masih Tersembunyi di Bumi?
Emas telah memikat manusia sejak ribuan tahun lalu, bukan hanya karena kilaunya, tapi juga karena kelangkaannya.
Emas telah memikat manusia sejak ribuan tahun lalu, bukan hanya karena kilaunya, tapi juga karena kelangkaannya. Unsur ini bukan terbentuk di Bumi, melainkan diciptakan dari tabrakan dahsyat antara bintang neutron di luar angkasa miliaran tahun lalu. Sejak saat itu, emas menjadi simbol kekayaan, kemewahan, dan kestabilan ekonomi.
Namun, meski manusia telah menambang emas dalam jumlah besar selama ribuan tahun, pertanyaan besarnya tetap berapa banyak emas yang masih tersisa di dalam perut Bumi? dan negara mana yang memiliki cadangan emas terbesar yang belum ditambang?
Berapa Banyak Emas yang Telah Ditambang?
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sebagaimana dilansir dari Times of India, hingga saat ini sekitar 206.000 ton emas telah ditambang. Sementara itu, World Gold Council memperkirakan jumlahnya lebih besar, yakni mencapai 238.391 ton. Jika dikumpulkan, jumlah ini akan cukup untuk membentuk kubus padat emas setinggi 22 meter.
Sekitar 50% dari emas tersebut digunakan untuk perhiasan, sisanya tersebar dalam bentuk koin batangan, simpanan bank sentral, dan keperluan industri.
Meski produksi telah mencapai ratusan ribu ton, emas di dalam tanah masih jauh dari habis. USGS memperkirakan masih ada 70.550 ton emas dalam cadangan yang dapat ditambang secara ekonomis. Sementara World Gold Council memperkirakan angka sedikit lebih rendah, sekitar 60.370 ton, dengan tambahan potensi 145.626 ton dari sumber daya yang belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Jika semua potensi ini digabung, total emas yang tersedia di Bumi bisa mencapai antara 277.000 hingga 299.000 ton angka yang masih membuka peluang besar untuk eksplorasi dan investasi.
Negara dengan Cadangan Emas Terbesar
Jika bicara soal cadangan emas terbesar yang belum ditambang, maka Rusia, Australia, dan Afrika Selatan mendominasi peta. Ketiga negara ini menyimpan kekayaan emas dalam jumlah besar di bawah tanah mereka.
Namun, dalam hal produksi emas tahunan, posisi terdepan dipegang oleh China. Negara ini konsisten menjadi produsen emas terbesar di dunia, membawa lebih banyak emas ke pasar global daripada negara lainnya.
Menariknya, meskipun ada puluhan ribu ton emas di kerak bumi, itu hanya setetes dibandingkan total emas yang dimiliki planet kita. Para ilmuwan memperkirakan bahwa sekitar 99% emas Bumi tersembunyi di inti planet, tempat yang tidak mungkin dijangkau dengan teknologi saat ini.
Royal Mint bahkan mencatat bahwa kerak bumi hanya mengandung sekitar empat bagian emas per satu miliar bagian batuan, yang jika dihitung-hitung bisa mencapai 441 juta ton, namun tersebar dalam jumlah sangat kecil, baik di bebatuan maupun di air laut.