BEI: Empat anak usaha BUMN kuasai 26 persen pasar saham
Jika dipersentasekan, maka menurut dia, porsi perolehan dana 4 anak usaha BUMN sekitar 30 persen dari total perolehan dana dari IPO.
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat mencatat telah ada 36 perusahaan yang melepas sahamnya adi pasar modal. Dari total itu, empat di antaranya merupakan anak usaha perusahaan BUMN.
Meski secara persentase jumlah anak perusahaan BUMN tersebut hanya berkisar 5 persen dari total perusahaan yang go public tahun ini, tapi total perolehan dana keempat anak perusahaan BUMN tersebut sangat besar, yakni Rp 3,4 triliun dari total raihan semua perusahaan yakni Rp 9,4 triliun.
Jika dipresentasekan, maka menurut dia, porsi perolehan dana 4 anak usaha BUMN sekitar 30 persen dari total perolehan dana dari IPO.
"BUMN secara number itu hanya 5 persen dari total saham yang tercatat, hanya saja mereka menguasai sekitar 26,1 persen dari market capital yang ada di BEI. Secara trading menguasai hampir 26 persen perdagangan harian di BEI, tentunya kontribusi BUMN dalam hal ini sangat besar," ungkapnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (22/12).
Oleh karena itu, dia mengapresiasi inisiatif perusahaan-perusahaan pelat merah yang telah membawa anak usahanya menjadi perusahaan terbuka dengan melantai di pasar modal.
"Kita terima kasih kepada Kementerian BUMN yang sudah membawa 4 perusahaan ini menjadi perusahaan tercatat dengan total perolehan dana yang bisa diraih sekitar Rp 3,4 triliun," kata Samsul.
Untuk diketahui, hari ini anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, PT Jasa Armada Indonesia (IPCM) telah resmi menjadi anak usaha BUMN keempat yang melakukan IPO di 2017. Sebelumnya, sudah ada anak usaha BUMN lain yang melakukan IPO yaitu PT Wijaya Karya Gedung Tbk, PT PP Presisi Tbk, dan PT Gar uda Maintenance Facility AeroAsia Tbk.
Baca juga:
Anak usaha Pelindo II resmi melantai di bursa saham, kantongi dana Rp 461 miliar
Catatan lengkap OJK soal kondisi perbankan dan pasar modal sepanjang 2017
Platform MOST milik Mandiri Sekuritas diganderungi pengusaha ritel dan diaspora
Sandiaga dorong tiap tahun minimal satu BUMD melantai di bursa
Mandiri Sekuritas gelar MOST Awards 2017 untuk investor inspiratif