BCA sebut konsumen lebih suka bunga rendah dibanding DP nol persen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencetuskan wacana untuk mengeluarkan aturan terkait uang muka atau down payment (DP) nol persen pembelian kendaraan bermotor. Kendati demikian, saat ini konsumen tidak lagi memburu DP nol persen melainkan bunga yang rendah dan cicilan yang murah.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencetuskan wacana untuk mengeluarkan aturan terkait uang muka atau down payment (DP) nol persen pembelian kendaraan bermotor. Dengan aturan tersebut, dipercaya bakal meningkatkan penjualan mobil atau motor di Tanah Air.
Kendati demikian, Direktur BCA Finance, Petrus Karim menyebutkan saat ini konsumen tidak lagi memburu DP nol persen melainkan bunga yang rendah dan cicilan yang murah.
"Kalau BCA gini, melihat segmen nasabah BCA yang ada itu sedikit sekali permintaan untuk DP nol persen karena nasabah BCA rata - rata kan melek itungan," kata Petrus saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (11/10).
Dia mengungkapkan konsumen akan lebih menyukai mengeluarkan uang muka dan memperoleh tingkat bunga yang rendah. "Perhitungannya cukup ketat, mereka lebih concern dengan bunga yang mahal daripada dengan DP yang murah," ujarnya.
Konsumen saat ini, lanjutnya lebih memilih mengeluarkan uang di muka dibanding DP nol persen.
"Jadi mereka gak mau DP nol persen tapi bunganya naik karena mereka punya uang kok, jadi mereka DP normal saja tapi bunganya yang baik, itu yang diharapkan, rata rata nasabah BCA segmennya ada disana," tutupnya.
Baca juga:
Milenial bisa dapat KPR DP 0 persen dari Bank Mandiri, ini syaratnya
Bank Mandiri luncurkan KPR milenial dengan bunga 6,5 persen
Lampaui target, BTN kantongi kredit baru Rp 8,7 triliun di ajang IPEX 2018
Implementasikan KPR Mikro ABCG, Bank BTN siap gandeng universitas di Indonesia
Oktober 2018, BTN luncurkan KPR untuk para milenial