LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

BBPOM Makassar dan Unhas Perkuat UMK Pangan Olahan, Tingkatkan Mutu dan Izin Edar Produk

Kolaborasi strategis antara BBPOM Makassar dan Unhas melalui program SAPA Kampus berhasil memperkuat UMK pangan olahan, meningkatkan kepatuhan standar keamanan pangan, dan mempercepat perolehan izin edar produk, mendorong daya saing di pasar.

Minggu, 14 Jun 2026 02:00:59
ekonomi kreatif
Kolaborasi strategis antara BBPOM Makassar dan Unhas melalui program SAPA Kampus berhasil memperkuat UMK pangan olahan, meningkatkan kepatuhan standar keamanan pangan, dan mempercepat perolehan izin edar produk, mendorong daya saing di pasar. (AntaraNews)
Advertisement

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) tengah gencar memperkuat usaha mikro kecil (UMK) di sektor pangan olahan melalui Program SAPA Kampus. Inisiatif ini bertujuan untuk mengintegrasikan kompetensi fasilitator keamanan pangan dengan pembelajaran akademik, memberikan dampak signifikan bagi pelaku usaha.

Program kolaboratif ini berhasil meningkatkan kapasitas mahasiswa sekaligus membantu UMK memenuhi standar keamanan pangan yang ketat hingga memperoleh izin edar resmi. Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan, menegaskan bahwa program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pendampingan pelaku usaha.

Pada pelaksanaan Batch 8 tahun 2026, sebanyak 14 mahasiswa Unhas aktif mendampingi 14 UMK pangan olahan dari berbagai sektor, termasuk frozen food, sambal, sirup, hingga minuman botanical. Pendampingan intensif ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas dan keamanan produk UMK secara menyeluruh.

Peningkatan Kualitas dan Keamanan Produk UMK

Program SAPA Kampus terbukti efektif dalam meningkatkan mutu dan keamanan produk pangan olahan yang dihasilkan oleh UMK binaan. Banyak pelaku usaha yang sebelumnya memiliki nilai pemenuhan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dalam kategori kurang, kini berhasil mencapai kategori baik bahkan sangat baik setelah mendapatkan pendampingan intensif.

Advertisement

Peningkatan signifikan ini merupakan hasil dari pendampingan intensif yang diberikan oleh mahasiswa Unhas, memastikan UMK mematuhi standar produksi yang ditetapkan. Yosef Dwi Irwan menekankan bahwa pendampingan ini secara langsung meningkatkan kepatuhan UMK terhadap regulasi keamanan pangan.

Melalui evaluasi berkala, BBPOM Makassar dapat memetakan kendala yang dihadapi UMK serta mengukur progres pendampingan yang telah dilakukan. Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) SAPA Kampus Berdampak di Aula Baji Minasa BBPOM Makassar menjadi forum penting untuk memastikan efektivitas program.

Advertisement

Akselerasi Perolehan Izin Edar dan Sertifikasi

Salah satu capaian penting dari Program SAPA Kampus adalah akselerasi perolehan Sertifikat Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IP CPPOB) bagi UMK. Dalam waktu kurang dari tiga bulan, sebagian besar UMK yang didampingi berhasil memperoleh sertifikasi ini.

Lebih lanjut, beberapa UMK bahkan telah berhasil mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Perolehan NIE ini menandakan bahwa produk UMK tersebut telah memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan gizi yang ditetapkan.

Keberhasilan ini tidak hanya membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMK, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. Sektor UMK yang didampingi mencakup beragam produk seperti bawang goreng, minyak kelapa, dan berbagai jenis minuman.

Sinergi Akademik dan Praktik Lapangan

Program SAPA Kampus merupakan contoh nyata sinergi antara dunia akademik dan praktik lapangan, memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa. Mahasiswa Unhas mendapatkan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam membantu pengembangan UMK secara langsung.

Keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan ini tidak hanya bermanfaat bagi UMK, tetapi juga memperkaya kompetensi mahasiswa sebagai calon fasilitator keamanan pangan. Mereka belajar menghadapi tantangan nyata di lapangan dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal.

Kolaborasi antara BBPOM Makassar dan Unhas ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas, menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMK pangan olahan yang berdaya saing tinggi. Inisiatif ini menjadi model ideal untuk pengembangan kapasitas UMK di Indonesia.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Perbanas Jakarta Juara Campus League, Siap Wakili Indonesia di AUBL 2027
  • DLH Karawang Gandeng Indocement, Optimalkan Pengelolaan Sampah RDF Karawang
  • Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite Stabil di Seluruh Indonesia
  • Ketahanan Pangan Pilar Utama Transformasi Ekonomi Era Presiden Prabowo Subianto
  • Puluhan Kapal Gelar Aksi Protes KTT G7 di Danau Jenewa, Soroti Isu Gaza
  • bbpom makassar
  • cppob
  • ekonomi kreatif
  • izin edar bpom
  • keamanan pangan
  • konten ai
  • makassar
  • merdekaantara
  • produk lokal
  • sapa kampus
  • umk pangan olahan
  • unhas
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.